LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM --- Kompetisi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 mulai memanas alias "hot". Memasuki pekan kedua masa pendaftaran, tiga nama telah resmi menyerahkan berkas sebagai bakal calon rektor.
Terbaru, Kamis pagi (20/8/2026), Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes. masuk gelanggang. Guru Besar Fakultas Kedokteran Unila itu menjadi pendaftar ketiga setelah Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D. dan Dr. Budiyono, S.H., M.H.
Asep menyerahkan dokumen persyaratan administrasi kepada Panitia Pemilihan Rektor di Gedung Rektorat Unila. Berkas yang diserahkan kemudian menjalani verifikasi awal oleh panitia.
Asep merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unila dengan kepakaran Farmakologi dan Farmasi Klinis. Rekam jejaknya di Unila juga mencakup jabatan Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan.
Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung. Latar belakangnya sebagai dokter, akademisi, guru besar, serta pengalaman manajerial membuat Asep memiliki jalur pengalaman yang berbeda dari dua kandidat sebelumnya.
Dari sisi pendidikan, Asep menyelesaikan pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti pada 1995. Ia kemudian memperdalam bidang kesehatan dan farmakologi hingga menempuh pendidikan lanjutan di Universitas Padjadjaran, termasuk bidang farmako-onkologi.
Dalam pencalonannya kali ini, Asep membawa gagasan “Unila Excellent”. Ia menyatakan ingin mendorong percepatan transformasi Unila dan meningkatkan daya saing kampus.
Asep juga menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam Pilrek bukan semata-mata pertarungan mendapatkan jabatan, melainkan bagian dari ikhtiar untuk ikut mengembangkan Unila sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Lampung. (HBM)