Warga Pesibar Doakan Herry Dikembalikan ke Orangtuanya Besok

Jumat, 7 Juli 2023 20:23
Orangtua Herry,Rektor Itera, dan warga mendoakan semoga samudera segera mengembalikan mahasiswa yang terseret ombak

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Masyarakat asal lokasi terseret ombaknya mahasiswa KKN Institut Teknologi Sumatera (ITERA) turut mendoakan semoga Samudera Indonesia mengembalikan Herry Isai Pangihutan Tobing (22) yang telah dijemput orangtuanya dari Tangerang.

Mereka mendoakan mahasiswa Program Studi Teknik Geologi itu "dikembalikan" besok, Sabtu (8/7/2023), atau tiga hari setelah diseret ombak pada Rabu (5/7/2023) di
Pantai Pekon Kerbang Dalam, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Warga yang mengenal karakter lautan kampungnya mengatakan biasanya begitu jenazah akan muncul tiga hari setelah tenggelam. "Biasanya ombaknya sendiri yang mengantarkannya ke darat karena sudah sering terjadi di kampung Alm Suami Uwo," ujar anggota DPRD Lampung Nurhasanah.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Aris Ikhwanda alias Dang Mex yang juga sangat mengenal karakteristik lautan wilayahnya mengatakan,"Biasanya, insya Allah hari ke-3, ada tanda-tanda, mudah-mudahan segera ditemukan."

Baca juga: 2 Terduga Pengedar Sabu Dicokok Satresnarkoba Polres Pesawaran

Dilanjutkannya, "Insya Allah segera ditemukan kalau masih di sekitar lokasi tenggelam, psikologi tubuh akan menjadi enteng ketika sudah 3 hari 3 malam. Kalaupun dia tersangkut karang akan ada tekanan mengambang."

Dang Mex mendoakan semoga Allah memberikan kekuatan kepada keluarga besarnya, aamiin.

Ketum DPP Persatuan Advocaten Indonesia (Persadin) KRT Oking Ganda Miharja, SH, MH yang juga berasal dari kawasan perairan tersebut ikut mendoakan sang mahasiswa cepat ditemukan.

Baca juga: Pemkot Bandarlampung Raih Manggala Karya Kencana 2023

Dia berpesan kepada peratin (kepala desa), sanak saudara, dan para pemangku kepentingan mendoakan dan ikut mengawasi perairan sekitar tenggelamnya Herry Isai Pangihutan Tobing. Oking, panggilannya mendoakan Tim SAR Gabungan segera menemukannya.

Menurut Peratin Pekon Kerbang Dalam Mizwar Efendi, sebelumnya, sang mahasiswa bermain sepak bola bersama teman-temannya di pantai. Sehabis itu, mereka mandi. Namun, seorang mahasiswa terseret arus dan lenyap ditelan ombak.

Dua temannya berusaha menyelamatkan rekannya. Mereka malah nyaris juga ditelah ombak. "Kemungkinan mereka tak paham karakter laut Pesibar," kata Mizwar Efendi. (HBM)

Berita Terkini