Mimpi Besar Ponpes Tahfidz Quran MAJT, Santri Punya Sanad Jelas dan Jaringan Internasional

Minggu, 23 Juli 2023 09:19
Acara Haflah Tahfidz 5 Juz Pesantren Tahfidz Alquran MAJT- Baznas Jateng di aula Masjid Agung Jawa Tengah.

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sejak dikukuhkan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen pada 20 Januari 2023 lalu, para santri pesantren Tahfidz Quran Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas ) Jateng mampu menghafal 5-10 juz.

Bahkan 10 santri dari 15 santri terpilih memiliki kemampuan yang luar biasa. Terbukti ketika diminta menghafal secara acak yang ditentukan oleh penguji, para santri mampu melafazkannya dengan lancar dan bacaan yang benar.

Ketua PP MAJT, Prof Dr KH Noor Ahmad MA mengapresiasi para santri yang dijadikan 'kelinci percobaan' di Ponpes Tahfiz Alquran MAJT-Baznas Jateng. Keberadaan ponpes ini boleh dikata sebagai kelinci percobaan, karena ponpes tahfidz ini adalah satu-satunya di Indonesia. Uji coba ini memiliki tujuan besar, yakni mencetak hafiz yang punya sanad jelas dan memiliki informasi yang banyak tentang Alquran.

''Imam-imam di MAJT ini sudah pernah meraih juara internasional. Dari aspek tersebut sudah teruji, selain itu lagunya pasti baik dan lagunya menjadi khas. Berikutnya sanadnya pasti baik. Sehingga untuk para santri tahfidz InsyaAllah pada tahap-tahap terakhir akan didatangkan guru-guru tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga guru internasional ke Ponpes Tahfidz MAJT-Baznas. Sehingga diharapkan ke depan ponpes Tahfidz ini memiliki jaringan internasional,'' bebernya.

''InsyaAllah kalian akan menjadi santri internasional, karena akan kami akan mendatangkan ulama-ulama yang memiliki jaringan internasional. Maka diharapkan para santri juga belajar bahasa Inggris, karena sebelum hafal 30 juz akan kita datangkan ulama internasional. Selain itu kita juga kerja sama dengan Unwahas agar para santri juga menjadi sarjana agama, sehingga selain menjadi hafiz internasional, juga menjadi santri sarjana agama,'' tegas Prof Noor Ahmad.

Mimpi Besar

Sekretaris MAJT, Drs KH Muhyiddin MAg menambahkan, MAJT-Baznas punya mimpi besar untuk membangun ma'had tahfidz yang berlokasi di sebelah utara MAJT seluas kurang lebih 1,1 hektare. Jika ditambah lagi tanah milik Masjid Agung Semarang luasnya akan bertambah menjadi 1,6 hektare.

''Itu mimpi besar, tetapi sekarang ini masih proses pematangan tanah. Mahad yang berada di MAJT ini adalah rintisan, namun ternyata sudah luar biasa. Dukungan dari Baznas Jateng, baznas RI, dan Baznas kota/kabupaten,'' kata Muhyiddin.

Sekarang ini banyak bermunculan tahfidz yang belum jelas arahnya. Maka ditegaskan, bahwa tahfidz MAJT-Baznas ini sanadnya adalah Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus. Insya Allah kita jelas sanad dan silsilahnya. Alhamdulillah dengan adanya mahad ini, maka MAJT dan pengelola MAJT mendapat keuntungan tambahan keuntungan, karena para santri aktif berjamaah dan memberikan dukungan santri belajar kitab kuning.

''Dengan adanya santri tahfidz ada tercipta adanya diniyah qurani. Untuk orang-orang tua yang sensitif menangis kalau anak-anak ini menghafal Quran di masjid. Jadi Masjid tidak hanya sebagai wisata religi, tetapi anak-anak santri ini bisa menghafal Alquran,'' kata Muhyiddin sambil meneteskan air mata.

Adanya tahfidz Quran ini diharapkan menjadi tokoh dan imam yang baik di masjid-masjid kabupaten/kota. Ini menjadi proyek percontohan yang bisa dikembangkan di daerah lain. MAJT menyatakan terima kasih dan Baznas kabupaten/kota yang telah mengirimkan duta santri ke Tahfidh MAJT-Baznas Jateng.

Wakil Ketua Baznas Jateng, Drs KH Muhammad Zain Yusuf MM mengatakan, Baznas merasa bangga dan mengapresiasi, karena tahfidz Alquran sudah berjalan lancar. Terbukti pada saat haflah, para santri ketika dites para undangan berjalan lancar. '' Saya optimistis, para santri yang sudah hafal 5 juz akan kerasan di MAJT,'' ujarnya.

Ponpes Tahfidz MAJT-Baznas ini adalah satu-satunya di Indonesia. Jika ponpes ini berhasil dengan baik, akan direplikasikan di daerah lain. KH Zein meminta kepada para santri tetap bersemangat menempuh pembelajaran di ponpes tahfidz Quran di MAJT-Baznas Jateng.

''InsyaAllah ke depan, dengan menyaksikan haflah para santri, maka Baznas kota/kabupaten yang lain akan memberikan dukungan dan jumlah santri akan bertambah. Ini pesantren yang luar biasa, dan hasilnya insya Allah akan luar biasa,'' ujar KH Zein.
Hadir Ketua DMI Jateng, Prof Dr Ahmad Rofiq, orangtua santri Tahfidz Alquran MAJT-Baznas, para Ketua Baznas Kabupaten/kota di Jateng. (Aji)

Berita Terkini