HELOINDONESIA.COM - Video rekaman ketika wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengenakan seragam juru parkir viral di media sosial. Dalam unggahan video yang diposting oleh akun instagram @agendasolo, tampak putra sulung Presiden Jokowi itu mengenakan seragam biru khas juru parkir.
Duduk berdampingan dengan Gibran, Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa yang memakai baju mirip Presiden Pertama Indonesia, Soekarno. Disamping Gibran juga hadir Jan Ethes putra dari Gibran memakai baju Anggota TNI.
Pada video tersebut, Gibran terlihat cuek memakai baju parkir tersebut. "Diluar nurul," tulis keterangan akun tersebut dikutip pada Jumat (18/8).
Baca juga: Konsolidasi Tak Undang Gibran, PDIP Dinilai Bikin Blunder dan Membuat Susah Ganjar Bisa Menang
Diketahui, saat itu Gibran tengah mengikuti pawai pembangunan di Kota Solo. Sejak dilantik 2021, ini merupakan momen pertama Gibran mengikuti pawai pembangunan yang diadakan untuk memperingati hari kemerdekaan.
Pada 2021, pawai pembangunan ditiadakan lantaran saat ini kondisinya masih pandemi COVID-19. Sedangkan pada tahun 2022, Gibran terpapar COVID-19 sehingga harus menjalani isolasi.
Pawai Pembangunan yang dimulai dari kantor Dinas Sosial Surakarta dan berakhir di Balai Kota Surakarta.
Pawai pembangunan itu diikuti ribuan peserta dari sejumlah instansi, ASN, TNI, Polri, Paskibraka, pelajar, mahasiswa, marching band hingga masyarakat umum.
Baca juga: Soal Potensi Gibran Jadi Cawapres, Prabowo Subianto Beri Sinyal : Usia Bukan Acuan
Tema hiasan dalam Pawai Pembangunan 2023 adalah 17 titik prioritas pembangunan di Kota Surakarta.
Pawai diakhiri dengan pesta kembang api di halaman Balai Kota Surakarta.
Sementara itu, terkait pakaian tukang parkir yang dikenakan, Gibran mengaku parkir merupakan salah satu penyumbang retribusi di Kota Surakarta.
"Meramaikan pawai saja, ya nggak apa-apa kan ini menyumbang retribusi tidak ada maksud apa-apa. Pawainya sangat tahun ini," kata Gibran ditemui di sela-sela pawai.
Baca juga: Gibran Diminta Jangan Terperangkap, Prabowo Dapat Enaknya Keluarga Jokowi Kena Getahnya
Gibran mengatakan 17 titik prioritas pembangunan diangkat sebagai tema Pawai Pembangunan dengan maksud agar masyarakat mengetahui pembangunan di Solo.
"Biar masyarakat tahu bahwa pembangunan yang kita laksanakan satu persatu sudah terealisasi."
"Dan sudah mempunyai efek-efek yang bisa dirasakan masyarakat sekitar seperti Solo Safari, Masjid Syeikh Zaid dan masih banyak lagi," ungkapnya.