LAMPUNG,HELO INDONESIA.COM -- Sempat berseteru keras tahun 2020, Ketua Golkar Lampung Yuhadi kali ini menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana agar PT SME mengosongkan stockpile batu baranya.
"Kita mendukung apa yang Wali Kota Eva Dwiana lakukan untuk menutup perusahaan yang debu-debunya yang beterbangan sudah pasti mengganggu kesehatan warga sekitarnya," kata Anggota Komisi 3 DPRD Kota Bandarlampung dari Fraksi Golkar itu, Kamis (4/1/2024).
Dia bahkan mewacanakan lapor kepolisian jika masih bandel. "Sudah jelas ada teguran Wali Kota, harusnya dipatuhi, tidak boleh ditunda-tunda, walau alasannya masih menunggu jadwal kapal dari Pelindo untuk memindahkan 50 ribu ton batu bara ke Banten," katanya.
Dukungan terhadap kebijakan Wali Kota Eva Dwiana ini cukup mengagetkan jelang Pemilu Serentak 2024. Mengingat, Yuhadi pernah melaporkan Eva Dwiana atas dugaan penghinaan dan tindak pidana perbuatan tak menyenangkan ke Polda Lampung pada 5 Februari 2020.
Pemicu laporan, Eva Dwiana mengatakan Yuhadi cuma bisa bagi-bagi duit saat Pilgub Lampung 2018. Bahkan, waktu itu, dia meminta masyarakat tak memilihnya sebagai wakil rakyat pada Pileg 2019. Bahkan, Eva bilang Yuhadi kabur naik umroh pasca-Pilgub tersebut.
Baca juga: Tabrakan 2 Kereta Api di Jawa Barat, 3 Tewas dan 28 Luka-Luka
Kelar kasus tersebut, setahun kemudian, 2021, setelah duduk jadi anggota DPRD Kota Bandarlampung, Yuhadi dan Eva-Deddy hendak dilantik sebagai pasangan wali dan wakil wali Kota Bandarlampung, Yuhadi bilang pihaknya akan kritis untuk kemajuan Kota Bandarlampung.
Jelang Pewalkot 2024, nama keduanya digadang-gadang akan maju. (Hajim)