1. Menerima dan mengakaui rasa kecewa
Menurut Saba Harouni Lurie, seorang terapis perkawinan dan keluarga berlisensi di Los Angeles, langkah pertama dalam menghadapi masa sulit dan mengatasi rasa kecewa adalah dengan mengakui perasaan yang sulit. Ini berarti tidak menyangkal atau mengabaikan emosi yang muncul, tetapi membiarkan diri merasakan mereka sepenuhnya.
Saba menjelaskan bahwa reaksi seperti marah, sedih, frustrasi, dan kesedihan seringkali muncul ketika Sahabat Fimela dihadapkan pada kekecewaan. Meskipun tidak mudah untuk menghadapi emosi tersebut, mengakui keberadaan mereka adalah langkah pertama untuk mengatasi kekecewaan.
2. Perlakukan diri sendiri dengan baik, jangan menekan secara berlebihan
Saat merasa kecewa, sebaiknya tidak menekan dan terus-menerus menyalahkan diri sendiri. Coba untuk mengingatkan diri telah melakukan yang terbaik dengan pengetahuan dan sumber daya yang dimiliki pada saat itu. Jangan lupa untuk bicara pada diri sendiri dengan kata-kata yang penuh kasih untuk meringankan perasaan kecewa.
3. Cari pelampiasan yang positif dan membuatmu merasa senang
Saat merasa kecewa, mungkin Sahabat Fimela merasa malas untuk melakukan segala hal. Namum, cobalah untuk melampiaskan kekecawaan itu ke hal yang positif dan membuatmu merasa senang. Contoh aktivitas yang bisa sahabat Fimela lakukan seperti:
- Menari bebas dengan musik favorit
- Melakukan olahraga
- Mengunjungi tempat favorit
- Menulis surat yang menggambarkan isi hati