Helo Indonesia

Rexy Mainaki: Mulyo dan Jonassen Kandidat Pelatih Tunggal Putra

Satwiko Rumekso - Olahraga -> Bulu Tangkis
Jumat, 4 Oktober 2024 21:57
    Bagikan  
Mulyo Handoyo
PB Djarum

Mulyo Handoyo - Mulyo Handoyo calon pelatih tunggal putra Malaysia

HELOINDONESIA.COM - Direktur kepelatihan nasional Rexy Mainaky telah mengonfirmasi bahwa Mulyo Handoyo dari Indonesia dan Kenneth Jonassen dari Denmark sedang dipertimbangkan untuk posisi pelatih kepala tunggal putra BAM.

Rexy mengatakan, manajemen BAM akan mengambil keputusan akhir, dan jika semuanya berjalan lancar, pelatih baru akan mulai bekerja paling cepat bulan depan.

BAM, yang mengincar emas Olimpiade di Olimpiade Los Angeles 2028, telah mencari pelatih yang telah menghasilkan juara Olimpiade.

Mulyo menanani Taufik Hidayat, meraih medali emas tunggal putra Olimpiade di Athena 2004 dan gelar juara dunia di Anaheim pada tahun 2005 di samping sejumlah gelar utama lainnya.

Jonassen, yang baru-baru ini mengumumkan bahwa ia tidak akan mencari perpanjangan kontrak sebagai pelatih kepala Denmark, telah berperan penting dalam menjadikan Viktor Axelsen juara Olimpiade di Tokyo 2021, selain membantu rekan senegaranya memenangkan gelar dunia 2017.

Selain Axelsen yang juga mempertahankan medali emas Olimpiade di Paris pada bulan Agustus, Jonassen juga bertanggung jawab melahirkan pebulu tangkis papan atas seperti pemain peringkat 3 dunia saat ini Anders Antonsen dan Rasmus Gemke (No. 28).

Rexy mengatakan, tujuan langsung pelatih baru ini adalah membantu pemain BAM memperkecil ketertinggalan dengan pebulutangkis profesional dan pemain peringkat 5 dunia Lee Zii Jia.

Baca juga: Irwansyah, Rony dan Jonassen, Dikabarkan Ganti Hendrawan di Malaysia

"Nama-nama beberapa calon sudah saya sampaikan ke manajemen BAM untuk difinalisasi, Mulyo dan Jonassen juga sedang dipertimbangkan," kata Rexy hari ini.

"Kami memiliki Zii Jia di level teratas dan tujuan pelatih kepala yang baru adalah untuk membantu para pemain tunggal kami memperkecil jarak dengannya.

"Contohnya, kami bisa menang dua kali di nomor ganda pada Piala Thomas, tetapi kami tetap akan kalah seri jika kalah di nomor tunggal, yang mana kami membutuhkan tiga pemain tunggal yang kuat.

"Jadi, kami butuh tiga sampai empat pemain cadangan yang kuat kalau mau berprestasi di Piala Thomas, yang mana kami juga bisa mengandalkan nomor tunggal seperti halnya ganda.

"Kami berharap pelatih baru dapat mulai pada 1 November dan paling lambat pada 1 Desember karena kami perlu memulai program jangka panjang kami sesegera mungkin.

"Indikator kinerja utama kami adalah pelatih kepala semua departemen memiliki setidaknya satu pemain atau sepasang pemain yang lolos ke Olimpiade LA 2028."

Selain menorehkan kesuksesan bagi Taufik, Mulyo yang sangat berpengalaman juga menjalani kiprah yang membuahkan hasil di India selama satu tahun pada tahun 2017 di mana pemain seperti HS Prannoy, K. Srikanth, dan semifinalis Olimpiade Paris Lakshya Sen menjadi terkenal.

Mulyo mengundurkan diri sebagai pelatih tunggal putra India pada Februari 2018 dan pindah ke Singapura. Di bawah asuhannya, Loh Kean Yew dari Singapura memenangkan gelar juara dunia di Huelva, Spanyol pada tahun 2021.

Mulyo disebut-sebut saat ini berdomisili di Indonesia dan tidak terikat pekerjaan sebagai pelatih mana pun, dan ini bisa memudahkannya menerima tawaran BAM.

Rexy juga mengungkapkan, berdasarkan kesepakatan baru tersebut, seluruh pelatih BAM akan mendapatkan kontrak berdurasi empat tahun hingga Olimpiade Los Angeles 2028, tidak seperti praktik sebelumnya yang hanya memberikan kontrak selama dua tahun.

BAM telah menunjuk K. Yogendran dan Alvin Chew sebagai asisten pelatih tunggal putra.***