Helo Indonesia

USM Expo KKN Tematik, Kontribusi Nyata Mahasiswa kepada Masyarakat

1 jam 56 menit lalu
    Bagikan  
USM Expo KKN Tematik, Kontribusi Nyata Mahasiswa kepada Masyarakat

EXPO: Wakil Rektor I USM, Prof Dr Ir Haslina MSi (kiri) didampingi Ketua LPPM) USM, Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT smembuka Expo KKN Tematik USM. Foto: Dok

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM -Lebih dari 180 mahasiswa Universitas Semarang (USM) memamerkan hasil program kerja mereka dalam Expo KKN Tematik VI Semester Genap 2025/2026 di Auditorium Ir Widjamoko USM, pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Ke-39 USM itu, menampilkan lebih dari 90 produk inovasi hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana.

Kegiatan yang mengusung tema “Integrasi Peningkatan Perekonomian Masyarakat dan Mitigasi Bencana Berbasis Pemberdayaan Masyarakat” tersebut, menampilkan berbagai inovasi mahasiswa yang telah diterapkan di empat kelurahan pada dua kecamatan di Kota Semarang.

Wakil Rektor I USM, Prof Dr Ir Haslina MSi mengatakan, Expo KKN Tematik menjadi wadah untuk menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai inovasi yang telah dihasilkan selama pelaksanaan KKN.

Inovasi

''Hari ini diselenggarakan Expo KKN Tematik VI USM yang diikuti lebih dari 180 peserta. Inovasi yang dihasilkan dari peserta KKN lebih dari 90 karya inovasi. Semoga ini tidak berhenti di expo hari ini saja, tetapi bisa berintegrasi melalui ekonomi yang berkelanjutan dan lingkungan yang bernilai ekonomi,'' ujarnya.

Dia berharap, hasil-hasil inovasi mahasiswa tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain itu juga dapat menjadi jembatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

''Saya berharap, expo ini bisa menjembatani antara USM, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kegiatan seperti ini harus ada keberlanjutannya,'' tambahnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USM, Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT mengatakan, KKN Tematik USM tidak hanya berorientasi pada kegiatan pengabdian yang bersifat seremonial, melainkan diarahkan untuk membangun ketahanan masyarakat secara berkelanjutan yang selaras dengan program Pemerintah Kota Semarang.

Melalui program tersebut, mahasiswa didorong untuk berperan sebagai agen pemberdayaan masyarakat dengan membantu pengembangan UMKM, digitalisasi pemasaran, penguatan ekonomi kreatif, serta memberikan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat.

''Tujuannya menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun kebencanaan,'' ujarnya.

Program

Dia menambahkan, pihaknya juga memastikan program-program yang dijalankan mahasiswa berbasis pada kebutuhan riil masyarakat dan dapat memberikan dampak berkelanjutan. Hasilnya, sejumlah luaran berhasil dicapai, antara lain sembilan sertifikat halal, delapan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM, tiga hak cipta, serta tujuh artikel ilmiah.

''Selain penguatan ekonomi masyarakat, mahasiswa juga menghasilkan berbagai inovasi di bidang mitigasi bencana, salah satunya alat deteksi longsor yang dikembangkan mahasiswa Teknik Sipil USM. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dinilai mampu meningkatkan partisipasi warga dalam pengembangan potensi lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana,'' ungkapnya.

Dia berharap, melalui Expo KKN Tematik VI, berbagai inovasi yang telah dihasilkan mahasiswa tidak berhenti sebagai program jangka pendek, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. (ADE)