Helo Indonesia

Laju Mulus Sang Juara Bertahan: Siapa Bisa Tumbangkan Aman/Agus di KBAM 2026?

53 menit lalu
    Bagikan  
Laju Mulus Sang Juara Bertahan: Siapa Bisa Tumbangkan Aman/Agus di KBAM 2026?

Pembukaan KBAM 2026 Zona Tengah diwarnai dengan pemukulan shuttlecock. Para peserta dan wasit berpose bersama

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Kejutan dan duel sengit mewarnai gelaran Kejuaraan Bulutangkis Antar-Media (KBAM) 2026 Zona Tengah yang berlangsung di Polytron Stadium Undip, Semarang, Selasa (13/10/2026). Dua pasangan juara bertahan membuktikan ketangguhannya tanpa kesulitan berarti untuk mengamankan tiket menuju babak semifinal.

Ajang bergengsi yang dipersembahkan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini menyajikan rentetan laga dramatis, mulai dari aksi dominasi mulus sang juara bertahan hingga misi revans yang siap membakar lapangan pada laga penentu esok hari.

Baca juga: Lepas Kontingen PeSONas II ke NTT, Gubernur Pacu Atlet Disabilitas Jateng Borong Emas

Di kategori KU 46 tahun ke atas, duet juara bertahan Aman Ariyanto / Agus Supriyanto tampil begitu perkasa. Tanpa memberi celah, mereka sukses mendikte permainan dan menghentikan perlawanan Nurul Wahid / Rinto Wicaksono (Jatengnetwork) lewat kemenangan telak dua gim langsung, 21-7, 21-9.

pose

Ujian sesungguhnya bagi Aman/Agus akan tersaji pada laga semifinal, Rabu (14/10). Mereka bakal ditantang oleh pasangan Erwin Ardian (Tribun Jateng) / Franky Yulianto (Prosekutor) yang melaju mulus usai membungkam Supardi / Yudi Ratmoko (eks TVRI) dengan skor 21-7, 21-7.

Pertemuan ini dipastikan sarat gengsi. Bagi Erwin/Franky, laga besok merupakan partai ulangan perempat final KBAM 2025 lalu saat mereka harus mengakui keunggulan Aman/Agus.

"Pada momen kali ini, saatnya kami revans!" tegas Franky penuh optimisme.

Sementara itu, tiket semifinal lainnya diamankan oleh Berkah Yuliarto / Budi SP (Suarabaru.id) yang menyuguhkan pertarungan ketat saat menundukkan Agus Toto Widyatmoko / Edy Muspriyanto (Suara Merdeka) 22-20, 21-18. Di babak empat besar, Berkah/Budi bakal menjajal ketangguhan unggulan kedua, Sigit Budi Riyanto (Semarangstraight) / Yusri (TVRI).

Duel Wartawan Senior Sita Perhatian

Performa tak kalah menjanjikan ditunjukkan unggulan teratas Azis / Fentri SU (TVRI Jawa Tengah) di KU 36-45. Merujuk performa impresifnya, mereka menggulung Hasan Achmad / Yuhan Perdana (Joglosemar) dengan skor telak 21-8, 21-3.

Azis/Fentri selanjutnya akan berhadapan dengan Aji Mahendra (Jatengtoday) / Sigit Hermawan (Jatengpos), pasangan yang sukses meredam perlawanan Ali Mahmudi (Radar Kudus) / Musyafa (Radio R2B) 21-4, 21-19.

Atmosfer pertandingan kian memanas saat bentrokan dua mantan Ketua Siwo PWI menyita perhatian seisi stadion. Pasangan Darjo Soyat / Iwan Jp (Suara Merdeka) terlibat duel maraton kontra unggulan 3/4, Bowo Wiranto (RRI Semarang) / Sigit Pramono (Suarabaru.id). Lewat pertarungan ketat tiga gim, Darjo/Iwan akhirnya mengunci kemenangan 14-21, 21-16, 21-17.

Baca juga: Konsul KJRI Johor Bahru Tegaskan Peran Vital Kampus dalam Perlindungan Pekerja Migran

Langkah Darjo/Iwan berikutnya adalah meladeni tantangan Agus Heriyanto / Andi Setyawan (RRI Semarang) yang tampil perkasa menghentikan Bambang P / Leo Chandra (TVRI) 21-2, 21-5.

Di kelompok usia termuda, unggulan kedua Bangkit Nurullah / Muhammad Nurois (Joglosemar) melangkah mantap usai menundukkan Habib F / Muhamad Chabib (MTA) 21-12, 21-15. Di semifinal, Bangkit/Nurois akan berhadapan dengan Ajityo Dessaptian / Enggar Harimurti (Bloraupdate) yang memenangi laga sengit rubber game 24-22, 12-21, 21-18.

Dua pasangan lain yang turut mengamankan tempat di empat besar yakni Ndaru / Yudi (TVRI) serta duet Arif Fakhrian (Radar Kudus) / Dian Tega (Radar Blora).

Wadah Silaturahmi & Kebugaran Insan Pers

Kejuaraan yang menyedot perhatian 160 peserta dari 54 media ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Jateng, Basri Yusuf. Turut hadir Kepala Dispora Jateng Aria Chandra Destianto, Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana, perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Bayu Suryanto, Koordinator KBAM Daryadi, serta Ketua Panpel Zona Tengah Darjo Soyat.

Dalam sambutannya, Basri Yusuf menekankan pentingnya esensi kejuaraan ini melebihi sekadar mengejar gelar juara.

"Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi. Ada nilai yang jauh lebih penting, yakni silaturahmi dan kebersamaan. Saya berharap rekan-rekan wartawan terus terpacu menggelorakan semangat sportivitas," ujar Basri.

Dukungan senada disampaikan Kepala Dispora Jateng, Aria Chandra Destianto, yang mengapresiasi konsistensi Djarum Foundation dalam memfasilitasi arena olahraga bagi awak media.

"Tugas wartawan dituntut serba cepat. Lapangan bulutangkis adalah tempat terbaik untuk melepas kejenuhan tanpa kehilangan semangat kompetisi. Ketika wartawan sehat dan bugar, karya jurnalistik yang dihasilkan pun akan semakin berkualitas," jelas Aria.

Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana (Iwan), menambah pandangan mengenai pentingnya solidaritas di luar ruang redaksi. Menurutnya, olahraga tepok bulu ini menguji daya tahan sekaligus mempererat keakraban.

"Nilai terbesarnya terletak di balik net, di mana persaingan sehat memacu semangat bertanding, dan jabat tangan sesudahnya merekatkan silaturahmi. Ini membuktikan pers tidak hanya kompak di ruang redaksi, tetapi juga solid di arena olahraga," tutur Iwan.

Melihat antusiasme yang melonjak drastis, perwakilan Djarum Foundation, Bayu Suryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam atas melonjaknya partisipasi peserta Zona Tengah dibanding tahun-tahun sebelumnya. (Aji)