HELOINDONESIA.COM - Produsen kendaraan listrik nasional, Electerm Indonesia secara resmi menggandeng Planet Ban sebagai outlet penukaran baterai (Battery Swap Station/BSS).
Pada tahap pertama kerjasama, perusahaan patungan (joint venture/JV) PT Go To Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) tersebut akan menjadikan 300 outlet Planet Ban di kawasan Jabodetabek sebagai lokasi BSS Electrum.
Sebagai informasi, jumlah tersebut baru sepertiga dari total sekitar 900 outlet Planet Ban yang ada di seluruh Indonesia.
"Kita terbuka kolaborasi dan kerja sama dengan siapa pun. Sampai akhir tahun ini, 300 titik swap baterai di Jabodetabek," ujar Managing Director Electrum, Patrick Adhiatmaja, saat groundbreaking pabrik yang berlokasi di kawasan GIIC Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, beberapa hari lalu.
Baca juga: 300 Ton Sampah Terkumpul dari Pantai Sukaraja
Dengan memiliki jaringan yang luas, Electrum bisa menambah BSS ke jaringan Planet Ban lainnya. Hal ini ditambah dengan melakukan kerjasama Electrum dengan Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga untuk masalah penyediaan stasiun penukaran baterai motor listrik di berbagai SPBU.
Dengan langkah ini Electrum bisa menjawab secara langsung kekhawatiran masyarakat terhadap fundamental motor listrik, yaitu jarak tempuh terbatas dan waktu pengisian baterai yang cukup lama.
Dengan adanya keberadaan jaringan penukaran baterai ini akan memotivasi pengguna untuk berpindah dari motor bensin ke listrik. Hal ini juga dapat membantu pemerintah dalam program mengakselerasi transformasi energi menuju target net zero emisi.
"Kecerdikan Electrum membangun ekosistem juga menjadi pelajaran berharga buat pemain lain bahwa bisnis kendaraan listrik bukan sekadar jualan motor listrik, juga harus memikirkan tentang pengisian atau penukaran baterai hingga layanan after salesnya. Kenyamanan dan kemudahan menjadi kata kunci dalam mengajak konsumen berpindah ke kendaraan listrik," ujar Analis, Tirta Widi Gilang Citradi, dalam kesempatan terpisah.
Baca juga: Jadi Andalan Buat Diet, ini 9 Manfaat Kacang Hijau untuk Kesehatan
Sebagai infomasi, rata-rata motor listrik yang dijual di pasaran memiliki jarak tempuh 50 - 120 km dengan berbagai mode kecepatan. Makin cepat motor, maka jarak tempuh bisa semakin pendek, begitu pula sebaliknya.
Untuk pengisian baterai motor listrik akan memakan waktu 4-6 jam dari keadaan kosong sampai penuh. Untuk waktu pengisian tersebut, bagi masyarakat dirasa sangat lama.
Waktu pengisian baterai itu menjadikan salah satu alasan kenapa masyarakat masih enggan untuk berpindah dari motor bensin ke motor listrik. Apalagi bagi para ojek online yang menempuh jarak puluhan kilometer setiap hari, tentu tidak memiliki waktu berjam-jam untuk mengisi baterai.
Untuk mengatasi permasalahan pengisian baterai, maka sebagai solusinya dilakka dengan model tukar baterai. para pengendara cukup mendatangi outlet penukaran baterai dan mengganti baterai yang sudah kosong atau kosong sebagian dengan baterai yang masih penuh.
Baca juga: Milenial Bersih Sampah Sukaraja, Tamparan bagi Pemerintah dan Generasi Tuwir
Proses ini cukup singkat bahkan tidak sampai 5 menit, lebih cepat dibandingkan dengan mengisi bensin yang umumnya harus mengantre lebih dari 5 menit.
Semakin banyak outlet penukaran baterai maka akan semakin memudahkan para pengendara untuk mendapatkan jaminan baterai selalu tersedia. Pengendara bisa menukarkan baterai di lokasi yang berada di dekat jalur berkendaranya, sehingga semakin menghemat waktu.
Jumadi Sallam
