JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Gara-gara cekcok mulut, satu preman menusuk preman lainnya hingga kritis. Korban SW alias Andika sebenarnya masih memiliki ikatan perkawanan dengan pelaku penusukan, yakni tersangka AHB alias Picek.
"Pelaku menusuk korban Andika di bagian dada sebanyak dua lubang," kata Kapolsek Senen Kompol Bambang Santoso kepada wartawan, pada Senin (3/6) di Jakarta.
Aksi penusukan itu sendiri, terjadi di depan Halte Patung Taman HKSN di Jalan Kramat Bundar, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Usai kejadian, tersangka AHB berhasil ditangkap petugas di kawasan Pasar Senen.
Bambang mengatakan, sebenarnya hubungan antara pelaku dan korban saling mengenal. Awalnya mereka mengobrol biasa. entah kenapa tiba-tiba di antara kedua preman itu terjadi cekcok.
"Pelaku kemudian meninggalkan tempat kejadian dan kembali bawa sajam. Korban pun ditusuk sebanyak dua kali, masing-masing di ketiak kanan dan kiri. Korban alami luka berat dan sempat sekarat," ujar Bambang.
Setelah peristiwa penusukan, AHB langsung dilarikan ke RSCM guna merawat luka tusuk di bagian dada kanan dan kiri. Sementara tersangka, setelah menikam korban, sempat buron dan membuang senjata tajam miliknya di kawasan Kranji, Bekasi. Kemudian berhasil ditangkap petugas.
"Motifnya tersinggung karena obrolan dari korban. Tersangka ditangkap di kasawan Pasar Senen. Namun senjata tajamnya sudah dibuang oleh pelaku di Kranji dan belum ditemukan. Barang bukti disita jaket yang digunakan tersangka. Tersangka terancam kurungan penjara 5 tahun akibat perbuatannya," katanya.
