Helo Indonesia

Menolak Gugurkan Kandungan Mahasiswi Dibunuh Lalu Dibakar Pacar

Satwiko Rumekso - Nasional -> Hukum & Kriminal
Senin, 2 Desember 2024 16:43
    Bagikan  
Kapolres Bangkalan
Istimewa

Kapolres Bangkalan - AKBP Febri Isman Jaya Kapolres Bangkalan saat menginterogasi M pelaku pembunuhan pacarnya, Senin (2/12/2024).

HELOINDONESIA.COM - Mahasiswi yang tengah hamil dua bulan menjadi korban pembunuhan ole pacarnya di Desa Banjar, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Pembunuhan sadis itu terjadi pada Minggu (1/11/2024). Korban diketahui berinisial EJ (20), mahasiswi kampus di Bangkalan, asal Tulungagung.

AKBP Febri Isman Jaya Kapolres Bangkalan menyatakan, perbuatan keji tersangka terjadi pada Minggu (1/12/2024) kemarin. Sebelum membacok dan membakar, tersangka sempat adu mulut dengan korban.

Kejadian bermula ketika tersangka menemui korban berinisial E (20) di kosnya untuk pergi ke Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis, Bangkalan, menggunakan motor korban sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Oknum Jaksa Jombang Terima Transfer dari Tersangka Korupsi Sudah Diperiksa Aswas Kejati Jatim

Saat itu M berniat mengajak E menuju desa tersebut untuk menggugurkan kandungan. Namun di tengah jalan, keduanya adu mulut. Korban marah karena tersangka enggan bertanggung jawab atas kehamilannya.

“Korban saat itu sedang hamil dengan usia kandungan dua bulan,” terang Febri dalam keterangannya, Senin (2/12/2024).

Saat cekcok, korban mengancam tersangka bakal melapor ke polisi dan senior kampus agar kampus M didemo apabila tidak bertanggung jawab.

Hal ini membuat tersangka emosi. Lalu ketika di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Desa Banjar, Kecamatan Galis, Bangkalan, tersangka berhenti di tempat sepi atau di sekitar bekas tempat potong kayu atau sawmil.

Kemudian tersangka turun dari sepeda motor dan mengeluarkan senjata tajam yang langsung ditebaskan ke leher kiri korban.

“Sajam itu sejak awal sudah dibawa tersangka yang disimpan dengan cara diselipkan di pinggang sebelah kiri,” jelasnya.

Dengan kondisi terluka, korban mencoba berlari. Namun tersangka mengejar sambil membacok hingga korban tersungkur dan meninggal dunia.

Baca juga: Remaja Indonesia di Bawah Usia 15 Tahun Terkena Penyakit Gonore-Sifilis

Kemudian tersangka menyeret korban ke dalam bangunan bekas sawmil dan pergi membeli bensin.

“Bensin tersebut disiramkan ke korban, dan tersangka membakar mayat korban dengan maksud untuk meninggalkan jejak,” ucap Febri.

Setelah itu tersangka pergi meninggalkan TKP dengan membawa sepeda motor korban dan pulang kerumahnya di Desa Lantek timur, Galis, Bangkalan.

Polisi yang mendapat laporan adanya jenazah dibakar langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.**