Helo Indonesia

Pria Diduga Aniaya Anak, Cubit Korban Minta Ampun, Polisi Minta Bantuan Netizen

Satwiko Rumekso - Nasional -> Hukum & Kriminal
Kamis, 12 Desember 2024 20:31
    Bagikan  
Aniaya Anak
Instagram

Aniaya Anak - Pria diduga aniaya anak hingga anak minta ampun

HELOINDONESIA.COM - Seorang pria di Surabaya diduga melakukan penganiayaan kepada seorang anak di bawah umur dengan cara mencubit paha berkali-kali hingga korban minta ampun.

Kejadian itu terekam dalam sebuah video berdurasi 1 menit 27 detik dan viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @surabaya.terkini pada Rabu (11/12/2024) kemarin.

Dalam video itu, terlihat seorang pria berkacamata mengenakan helm dan masker putih sedang menggendong anak kecil di pinggir Jalan Jaksa Agung Suprapto, Surabaya.

Terduga pelaku terlihat mencubit paha si bocah berulang kali dan si anak terlihat menangis sambil menahan sakit.

Dalam video itu, terlihat seorang pria berkacamata mengenakan helm dan masker putih sedang menggendong anak kecil di pinggir Jalan Jaksa Agung Suprapto, Surabaya.

Baca juga: WTF 2024: Sabar/Reza Buka Peluang Lolos ke Semifinal, Tundukkan Tiongkok

Terduga pelaku terlihat mencubit paha si bocah berulang kali dan si anak terlihat menangis sambil menahan sakit.

“Bantu viralin, baru saja temanku melihat kejadian kekerasan ini di depan Hotel Leedon. Terjadi siang ini pukul 11.15 WIB,” tulis pengirim video yang diunggah melalui akun @yuniirma_wati027.

Pengirim video itu menyebut, pelaku terus mencubit paha anak itu meski korban sudah menangis dan memohon ampun.

“Terlepas apa dari salah anak laki-laki tersebut, seharusnya bukan dengan cara mencubit dan berkali-kali, jika diteliti anak laki-laki tersebut menangis sambil berkata ‘ampun’,” tuturnya dalam penjelasan video.

Kepolisian meminta bantuan masyarakat yang mengenali identitas pelaku pencubitan anak di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Surabaya yang videonya viral sejak Rabu (11/12/2024) kemarin, untuk segera melapor.

AKP Rhina Santy Dewi Kasi Humas Polrestabes Surabaya mengatakan, begitu pihak reserse mendapatkan video tersebut langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut sejak kemarin. Namun, terkendala beberapa hal untuk memastikan identitas pelaku dan korbannya.

Baca juga: Moma Ganas, Jantungan, Inilah Penyebab Red Sparks Bisa Kalahkan Hyundai di Putaran ke 3

“Langkah yang sudah kita lakukan itu mencoba memastikan dulu ya siapa pelaku dan siapa korbannya itu karena kita tidak bisa menduga-duga. Karena kita kan hanya dapat video itu, kejadiannya tanggal berapa? jam berapa? itu kan gak ada.

Jadi kita minta juga kerjasamanya, juga kepeduliannya masyarakat kota Surabaya yang tahu atau punya info sekecil apapun. Kami siap menampung,” kata AKP Rhina kepada Radio Suara Surabaya, Kamis (12/12/2024).***