Helo Indonesia

Laskar Lamteng Somasi Pengelola Rokok Ilegal yang Diduga Dibeking Oknum Polisi

Herman Batin Mangku - Nasional -> Hukum & Kriminal
Sabtu, 30 Agustus 2025 22:26
    Bagikan  
ROKOK ILEGAL
HELO LAMPUNG

ROKOK ILEGAL - Laskar Lampung minta penjelasan diduga pengelola peredaran rokok ilegal (Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- LSM Laskar Lampung Tengah menggandeng kantor Hukum Feni Nuritama dan Rekan Gunungsugih menindaklanjuti penemuan ratusan bal rokok diduga cukai palsu di gudang atau bengkel alat berat di Jl. Lingkar Barat Adijaya, Terbanggibesar.

Menurut Ketua Laskar Lampung Tengah Yunisa Putra, pihaknya sudah dua kali mengirim somasi kepada pengelola bisnis rokok, BD (warga Bumikencana) dan WN (warga Jl. 7 Terbanggibesar).

"Jika surat somasi tidak juga ditanggapi juga, Laskar Lampung Tengah akan membawa persoalan ini ke Polda Lampung, Mabes Polri dan Bea Cukai," ujar Yunisa Putra, Jumat (29/08/2025)

Isi surat somasi menurut Yunisa, ada enam poin, antara lain alasannya berdasarkan UU No.11 Ttlahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan UU No: 39 Tahun 2007 yang menyatakan peredaran rokok tanpa pita cukai adalahilegal.

Mereka yang terlibat dapat dikenakan sanksi pidana dan denda yang berat. "Kami menunggu itikad baik pengelola rokok untuk menjelaskan temuan itu. Jangan sampai Lamteng dikenal daerah peredaran rokok cukai palsu," tegas Yunisa.

Menurut Informasi yang dihimpun media ini, penyelidik dari Polda Lampung dan Polres Lampung Tengah, serta Polsek Terbanggibesar telah melakukan penyelidikan ke bengkel tempat bongkar muat rokok yang diduga pita cukai palsu itu.

Petugas meminta keterangan kepada pemilik bengkel Pran dan sopir Maryono.

Kasus ini berawal dari Laskar Lampung memergoki bongkar muat ratusan bal rokok diduga tak berizin disebuah bengkel alat berat di Lingkar Barat Kampung Adijaya Kecamatan Terbanggibesar Lampung Tengah, Minggu pagi (24/8/2025).

Dalam bengkel Yunisa juga memergoki seorang pria berseragam polisi melarang pengambilan gambar aktifitas bongkar muat tersebut. Diduga, oknum polisi tersebut dari Polda Lampung. (ZS)

 -