LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Taja konsolidasi akbar Pelantikan Pengurus DPW, 15 DPD Kabupaten/Kota dan 229 DPC Kecamatan se-Lampung dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung tema "Swasembada Pangan, Indonesia Kuat, Bantu Rakyat" di Hotel Novotel, Bandarlampung, Sabtu (2/5/2026), disikapi gempita sejumlah kader hingga pimpinan baru terlantik.
Momen bersejarah, demikian mereka menyebutnya, yang sekaligus menjadi tonggak resmi menjemput asa politik mulus daftar, lolos verifikasi, dan sah kembali kemudian jadi bagian parpol nasional peserta Pemilu 2029 mendatang.
Diketahui, forum Rakerwil 2026 ini merumuskan detailing rencana program kerja tahunan PAN Lampung hingga 2027. Alias, tahun bagian dari tahun lazim dimulainya tahapan pelaksanaan umum dan teknis (kali ini) Pemilu 2029; seperti pengalaman 2024 lalu yang diluncurkan per 14 Juni 2022.
Kesiapsediaan jajaran menunaikan arahan direktif Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) serta Ketua DPW PAN Lampung M Hazizi Hasan saat pidato pelantikan antara lain disuarakan salah satu wakil ketua DPW cum anggota Fraksi PAN DPRD Lampung, Andriano Dwiki Agusta.
Selaku anggota Fraksi, aleg dapil Lampung V Lampung Utara dan Way Kanan ini menegaskan kesiapannya untuk menerjemahkan visi besar partai menjadi aksi nyata di parlemen.
"Menyikapi Pelantikan Pengurus dan Rakerwil DPW PAN Lampung akhir pekan ini, sesuai arahan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan untuk mewujudkan swasembada pangan, kami memastikan bahwa Fraksi PAN akan mengawal penuh kebijakan pro-rakyat, khususnya bagi para petani dan masyarakat desa di Lampung," tegas dia, Sabtu malam.
Andriano Dwiki Agusta merincikan empat poin fokus utama perjuangan tunaikan arahan itu di DPRD Provinsi Lampung. Yakni, mengawal APBD Provinsi agar program swasembada pangan dan pembangunan desa benar-benar turun ke bawah, berantas keluhan musiman dengan memastikan distribusi pupuk berjalan lancar, menjaga stabilitas harga panen agar kesejahteraan petani meningkat, mendorong perbaikan infrastruktur khususnya optimalisasi irigasi di daerah-daerah lumbung padi.
“Jika kita ingin PAN masuk tiga besar, kerja kita di parlemen juga harus menjadi yang paling terasa manfaatnya bagi masyarakat luas,” lugas Andriano Dwiki, berkomitmen untuk bersama-sama mendukung program pemerintah pusat dan Pemprov Lampung mewujudkan masyarakat sejahtera dan ekonomi daerah yang mandiri.
"Kita rapatkan barisan untuk kemajuan Lampung!" seru dia, bak mengamini ajakan Gubernur Mirza.
Terpisah, jajaran DPD PAN Lampung Selatan terlantik yang diketuai kader hijabers cerdas militan Bella Jayanti MBA, dalam taklimatnya melalui unggahan media sosial bilang, Pelantikan Pengurus dan Rakerwil PAN Lampung 2026 ini, menjadi titik start buat menyatukan langkah, memperkuat struktur, dan 'ngegas' kerja-kerja politik ke depan.
"Dari panggung ini, energi kebersamaan kelihatan jelas: siap turun, siap kerja, siap bawa perubahan. Bersama PAN Lampung, komitmen hadir dan bekerja untuk masyarakat makin ditegaskan, bukan sekadar seremoni, tapi langkah nyata ke depan," taklimat berkesan DPD Lampung Selatan.
Disigi, dengan sandang status empunya 8 kursi DPRD Lampung, 52 kursi 14 DPRD Kabupaten/Kota minus Kota Metro periode 2024–2029 ini, cabang kekuasaan legislatif; serta empunya satu kursi bupati di Lampung Selatan dan satu kursi wakil bupati di Tanggamus periode 2025–2030 di cabang kekuasaan eksekutif.
Berikut, power sharing produk politik Pilkada Serentak 2024 non kader usungan dan dukungan partai, mulai dari duet Mirza-Jihan di provinsi, Eva-Deddy di Bandarlampung, Nanda-Anton di Pesawaran, Parosil Mabsus-Mad Hasnurin di Lampung Barat, Dedi Irawan-Irawan Topani di Pesisir Barat, Ela-Azwar di Lampung Timur, Hamartoni-Romli di Lampung Utara, Novriwan-Nadirsyah di Tulang Bawang Barat, dan Ali Rahman-Ayu Asalasiyah di Way Kanan (Ali kini mendiang, kursi bupati digantikan Ayu).
Sejumlah atensi teman menilai, kalkulus politik partai ini amat ditentukan kepiawaian tata kelola langgam kerja. Harmonisasi bisa dijalankan semisal dengan merekonstruksi desain komunikasi massa efektif dengan mengharu-birukan pendekatan semiotika publik, pun basis manajemen krisis.
"Terus belajar peka. Soal apa saja. Ada daun jatuh saja di pekarangan rumah reot si miskin, kalo bisa kader PAN yang paling duluan tahu, duluan turun, tengok," ilustrasinya. Dia mengemukakan itu, sembari menyimak video lagu khas PAN dimana terdapat bait "PAN, PAN, PAN, selalu terdepan."
Sebelumnya, performansi atraksi budaya pencak silat tradisional dari Khakhot Al Firdaus Bandarlampung serta iring-iringan rebana, menyambut kedatangan Zulhas di area depan arah gedung ballroom hotel sebelum dimulainya Pelantikan Pengurus dan Rakerwil PAN Lampung 2026 ini.
Zulhas menebar senyum hangat, pun hingga saat hendak hingga saat memasuki ruangan utama, saat mana pekik yel dan sorai ribuan massa kader yang menyambutnya susul menyusul.
Usai pembukaan MC, kemudian menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PAN, dan pembacaan doa, lalu performansi tarian tradisional selamat datang khas Lampung: Sigekh Pengunten, prosesi pelantikan didahului dengan pembacaan SK penetapan kepengurusan DPW, 15 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten/Kota, dan 229 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan se-Lampung.
Selain momen ketua DPW khidmat kala mengibarkan pataka pelantikan, dan pidato tiga tokoh kunci: Zulhas, Hazizi dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, jua ada momen ketum DPP memukul gong penanda resmi taja dibuka.
Padatnya peserta membuat sebagian kader harus berdiri untuk mengikuti jalannya acara. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat mereka, justru menjadi gambaran tingginya militansi kader dalam mendukung agenda partai.
Adapun, sebelum seremoni pelantikan dimulai, pihak panitia juga terpantau melancarkan aksi kemanusiaan dengan berbagi paket bantuan berupa beras bobot 5 kilogram sumbangsih Wakil Ketua Umum DPP cum Ketua Fraksi PAN DPR yang juga anggota DPR/MPR dapil Lampung I Putri Zulhas kepada 1.000 orang relawan dan ojek online (ojol), yang dilangsungkan di area lantai dasar hotel.
"Ha, apa Om. Oh ini, Alhamdulillah rezeki. Makasih bu Putri," sahut seorang penerima saat ditanya. (Muzzamil)
