Helo Indonesia

Sehari 2 Nyawa Melayang di Tuba, Kasus Pertama Rebutan LC

Herman Batin Mangku - Nasional -> Hukum & Kriminal
Jumat, 13 Maret 2026 22:37
    Bagikan  
PEMBUNUHAN
HELO LAMPUNG

PEMBUNUHAN - Dua korban pembunuhan di Tuba

TULANG BAWANG, HELOINDONESIA.COM — Dalam waktu kurang dari 24 jam, dua peristiwa pembunuhan terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Tulangbawang (Tuba) pada Jumat (13/3/2026).

Peristiwa berdarah pertama terjadi di Kampung Suka Bhakti, Gunungtiga, Kecamatan Gedung Aji Baru. Kejadian kedua terjadi perkebunan karet di wilayah Bujung Agung.

Insiden pertama dipicu persoalan asmara. Dua pria diduga memperebutkan seorang perempuan yang dikenal sebagai pemandu lagu (LC) yang berakhir maut.

Ahmad Fajar Aris Saputra (40) tewas setelah terlibat pertikaian yang berujung kekerasan. Kabar kematian korban dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut.

Tak butuh waktu lama, aparat kepolisian bergerak cepat. Tim Tekab 308 Polres Tuba berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku di Mapolres Tuba.

Polisi masih mendalami kronologi lengkap serta motif sebenarnya di balik pembunuhan tersebut.

Belum reda kehebohan kasus pertama, warga Tuba kembali diguncang oleh peristiwa tragis lainnya. Seorang pria ditemukan sudah tidak bernyawa di semak-semak kebun karet di wilayah Bujung Agung.

Mayat ditemukan bermula saat warga yang melintas di sekitar kebun karet mencium bau menyengat. Setelah ditelusuri, mereka menemukan sesosok tubuh tergeletak tak bernyawa di balik rimbunan semak.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Tulang Bawang langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dalam kasus kedua tersebut. Identitas korban dan kemungkinan adanya pelaku masih terus didalami.

Dua kasus pembunuhan dalam satu hari ini membuat masyarakat Tuba diliputi kekhawatiran.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum tentu benar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui informasi yang dapat membantu penyelidikan. (Aan S)