HELOINDONESIA.COM - Pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD baru-baru ini terkait LGBT adalah kodrat dan tidak bisa dilarang memantik perdebatan seru di ranah media sosial.
Pernyataan yang sampaikan pada Rakernas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam, pada Sabtu (20/5/2023), mendapat sentilan keras dari Dokter Tifa, seorang Master dan Program Doktor di Universitas Gajah Mada (UGM).
Dikutip dari tayangan Youtube KAHMI Nasional, Minggu (21/5/2023), Mahfud MD mengatakan:"LGBT itu sebagai kodrat kan tidak bisa dilarang.”
Menanggapi pernyataan tersebut, Dr Tifa mengatakan kalau tergulung lidahnya sendiri ternyata.
Baca juga: Pemberlakukan Tilang Manual, Ombudsman : Jangan Sampai Tilang ETLE Dinilai Program Gagal
"Seperti dulu pernah dia katakan di tahun 2012: "Orang kalau masuk kekuasaan bisa jadi Iblis,"" utas Dr Tifa dalam utasnya melalui akun DokterTifa pada Selasa (23/5/2023).
"Pak Mpud, Allah menciptakan manusia itu, laki-laki dan perempuan, sebagaimana firmanNya dalam QS Al Hujurat:13," ujar Dokter Tiga lagi.
Dokter Tiga pun mengartikan ayat itu sebagai berikut:
"Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa."
Baca juga: Bila Tak Menyerahkan Diri, 20an Gengster Pembunuh Kader GP Ansor Akan Dikirim ke Neraka
Kalau pada akhirnya ada LGBT, menurut Dokter Tifa, sebagai sebuah anomali atau destruksi jenis kelamin akibat perubahan tata sosial, kontaminasi pergaulan yang membawa dekadensi moralitas manusia, maka pada ayat yang sama, Allah berfirman bahwa ketakwaan manusia, niscaya akan mengembalikan perubahan perilaku yang anomali itu kembali menjadi fitrahnya.
"Sesungguhnya, kewajiban manusia, laki-laki dan perempuan, adalah mengingatkan, membantu memperbaiki kerusakan, kesalahan, dan tidak membiarkan kesesatan terus terjadi di antara sesama manusia," paparnya.
Menurut Dokter Tifa, bukan malah membuat hukumnya sendiri.
"Seakan-akan yang abnormal, yang anomali, yang patut ditolong karena tersesat, malah dianggap sebagai kodrat," sindir Dokter Tifa.
Baca juga: Ferry Irawan Divonis Satu Tahun Penjara, Terbukti Bersalah Kasus KDRT Vena Melinda
Pemilik Followers hingga 79 ribuan akun itu mengatakan, satu-satunya dalam kelompok LGBT, yang berkaitan dengan kodrat, hanyalah quntsa.
"Quntsa adalah manusia yang berfenotipe atau berwujud lahiriah lelaki, tetapi alat kelamin secara anatomi dan fungsi, memiliki kelainan, atau berkembang tidak sempurna, atau berkelamin ganda," jelas Dokter Tifa.
Seharusnya, lanjut Dokter Tifa, dari quntsa inilah yang harus ditolong melalui tindakan operasi dan terapi hormonal, untuk memenuhi kesejatian, sebagai laki-laki atau sebagai perempuan.
"Kodrat itu wilayah Tuhan. Bukan wilayah manusia, apalagi manusia yang berubah jadi Iblis gara-gara berkuasa," tandasnya.