HELOINDONESIA.COM - Penyanyi asal Irlandia Sinead O’Connor meninggal dunia, di usia 56 tahun, Rabu malam, waktu Inggris. Penyanyi yang melejit dengan lagu Nothing Compares To You itu pada 2018 masuk Islam.
Saat meninggalnya diributkan terkait identitas muslimnya hilang dari obituarinya. Oleh karena itu, penggemar Sinead O’Connor dari kalangan muslim mengaku kecewa.
Tentu saja kecewa karena identitas religius Islamnya penyanyi asal Irlandia, dan aktivitas hidupnya tidak disorot.
Soal kematian Sinead O’Connor, pihak kepolisian Inggris menganggp tidak ada hal yang mencurigakan. Polisi pada Kamis mengatakan, Sinead O’Connor ditemukan saat tidak sadarkan diri di rumahnya di London, pda Rabu malam.
Baca juga: Jokowi Ngaku Tak Cawe-cawe Terkait Isu Munaslub Golkar, Ini Tanggapan Dewan Pakar
Sementara itu, sejak kematiannya diumumkan, para penggemar Muslim dari superstar tersebut mengatakan kepindahannya ke Islam, landasan identitasnya, sangat menginspirasi, tetapi beberapa laporan media gagal mencatat keyakinan agamanya dalam obituari.
Sinead O'Connor, yang lagu hitnya yang menduduki puncak tangga lagu "Nothing Compares 2 U" membantunya mencapai ketenaran global, masuk Islam pada tahun 2018.
Sinead OConnor, penyanyi asal Irlandia, meninggal dunia. (Foto: By Euronews with AP )
Sementara itu, sejak kematiannya diumumkan, para penggemar Muslim dari superstar tersebut mengatakan kepindahannya ke Islam, landasan identitasnya, sangat menginspirasi, tetapi beberapa laporan media gagal mencatat keyakinan agamanya dalam obituari.
Baca juga: Loh, Jumpa Relawan Jokowi, Gibran Ngaku Bukan Jurkam Ganjar Pranowo
Sinead O'Connor, yang lagu hitnya yang menduduki puncak tangga lagu "Nothing Compares 2 U" membantunya mencapai ketenaran global, masuk Islam pada tahun 2018.
“Ini untuk mengumumkan bahwa saya bangga telah menjadi seorang Muslim. Ini adalah kesimpulan alami dari perjalanan teolog cerdas mana pun. Semua studi kitab suci mengarah ke Islam. Yang membuat semua kitab suci lainnya menjadi mubazir,” kicau penyanyi itu pada 19 Oktober 2018.
Saat itu, O’Connor men-tweet selfie mengenakan jilbab, dan mengunggah video dirinya melantunkan azan.
Baca juga: Berkat Kandungan Nutrisi pada Jambu Air, Sembelit dan Berbagai Penyakit Langsung Menyingkir
Dia mengambil nama Muslim Shuhada 'Davitt - kemudian mengubahnya menjadi Shuhada Sadaqat - tetapi terus menggunakan nama Sinead O'Connor secara profesional.
Salah satu pengguna media sosial mengatakan citra penyanyi tanpa jilbab menunjukkan kurangnya wartawan Muslim di ruang redaksi.
Yang lain, seperti penulis yang berbasis di AS Khaled Beydoun, menyesalkan apa yang disebutnya sebagai "penghapusan" identitasnya.
Baca juga: Wartawan Diajak Duel Diduga Oleh Pengawal Bupati LS Nanang dan Istri di PN TK
Sementara itu, ada yang mengatakan bahwa O'Connor adalah inspirasi bagi Muslim queer secara global.
Pada tahun 2000, dia mengaku sebagai lesbian selama wawancara. Tetapi penyanyi, yang menikah dengan beberapa pria sepanjang hidupnya, kemudian mengatakan bahwa seksualitasnya cair dan dia tidak percaya pada label.
Beberapa menemukan kegembiraan dalam pertobatan O'Connor tumbuh, melihat diri mereka terwakili, sementara yang lain, baru belajar tentang identitas Muslimnya setelah kematiannya, juga mengambil inspirasi. (*)
(Winoto Anung)