Helo Indonesia

Tak Ditemukan Pasien Positif Tertular Rabies di Kabupaten Pesawaran

Annisa Egaleonita - Ragam -> Kesehatan
Senin, 5 Juni 2023 20:56
    Bagikan  
Sekretaris Dinkes Pesawaran drg Andika Abrin

Sekretaris Dinkes Pesawaran drg Andika Abrin - Foto Ist

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran tak menemukan kasus warga positif rabies di kabupaten setempat sejak awal tahun hingga akhir Mei 2023.

Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Pesawaran Andika Abrin kepada Helo Indonesia Lampung di kantornya, Senin (5/6/2023).

"Kalau untuk kasus positif tidak ada ya, namun di tahun 2023 ini terdapat 24 kasus gigitan, pada Januari 6 kasus, Februari 5 kasus, Maret 10 kasus, dan bulan April 3 kasus kalau untuk bulan Mei data belum masuk ke kami, sedangkan untuk tahun 2022 kasus gigitan dengan periode sama terdapat 25 kasus," kata Andika.

Dikatakannya, untuk center rabies di Kabupaten Pesawaran terdapat di Puskesmas Gedongtataan yang memiliki stok vaksinnya.

"Jadi kalau kami ini, hanya menerima permintaan dari Puskesmas, kalau mereka meminta stok vaksin nanti akan kita kirim, namun kalau stok yang selalu siap ada di Puskesmas Gedongtataan," ujarnya.

Andika mengatakan, penyakit rabies merupakan penyakit cukup berbahaya yang berasal dari gigitan monyet ataupun anjing dan ada beberapa hewan lainnya, maka dari itu perlunya tindakan ketika ada warga yang terkena gigitan.

"Rabies merupakan infeksi virus pada otak dan sistem saraf. Umumnya, virus penyebab rabies menular ke manusia melalui gigitan hewan dan tergolong penyakit berbahaya karena berisiko menyebabkan kematian jika tidak cepat ditangani," kata dia.

"Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat, kalau ada yang kena gigit agar segera dilakukan penanganan seperti suntik vaksin, dan untuk masyarakat yang memiliki hewan anjing ataupun monyet agar dilakukan suntik rabies juga," pungkasnya. (Rama)