HELOINDONESIA.COM -Ternyata, daun kelor selain sebagai obat tradisional juga memiliki manfaat untuk pemenuhan asupan nutrisi dan gizi makanan bagi tubuh dan mengatasi stunting pada bayi-bayi yang masih menyusui.
Hal ini diungkapkan oleh Syahrani Devi, akademisi sekaligus pengusaha budidaya kelor seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Senin (20/1/2025).
Dalam webinar bertemakan Moringa Beyond Food (Moringa atau daun kelor bukan sekadar makanan tersebut, Syahrani mengatakan bahwa manfaat kelor bagi pemenuhan nutrisi dan gizi pada seseorang belum banyak diketahui.
"Kita kenalan dulu dengan pohon kelor. Bagi yang belum mengenalnya jadi asal muasalnya pohon kelor ini berasal dari wilayah Asia Selatan, terutama India, dan telah menyebar ke berbagai daerah tropis di seluruh dunia," ungkap Syahrani.
Baca juga: Barak Minta Komisi C DPRD Kendal Tutup Galian C di Desa Winong
Menurutnya, kelor ini dikenal dengan beberapa sebutan seperti Moringa atau drumstick tree.
"Pasar dunia untuk kelor ini ada di India. Dari sanalah awalnya dan kemudian menyebar hingga ke Indonesia," tambahnya.
Memang, lanjutnya, karena penyebarannya itu sudah sejak lama, moringa atau kelor ini adalah pohon asli Indonesia.
Dikatakan Syahrani, karakteristik dan ciri-cirinya, pohon ini bisa tingginya 10 hingga 12 meter dengan ciri-ciri bentuk daun yang kecil.
Baca juga: Butuh Ambulans di Kota Semarang? Catat, Ini Nomor yang Bisa Dihubungi
"Makanya kita punya ungkapan bahwa dunia tak selebar daun kelor. Tapi kalau sekarang ini dunia memang sudah selebar daun kelor. Apa yang di tangan Anda itu sudah bisa melihat seluruh dunia ini," ujarnya.
Soal budidaya, untuk di Indonesia pohon kelor telah digunakan sebagai sumber makanan dan obat-obatan.
"Di kampung-kampung itu sering dijadikan pohon pembatas pagar. Jadi ditanam rata-rapat dan dimanfaatkan untuk dikonsumsi serta pakan ternak," katanya.
Dikatakan Syahrani, daun, bunga, buah dan biji kelor juga bisa dimasak dan diolah menjadi berbagai hidangan.
Baca juga: Demi Dark Nuns, Song Hye-kyo Belajar Merokok selama 6 Bulan
Buah kelor yang disebut drumstick digunakan dalam berbagai masakan. Sementara biji kelor menghasilkan minyak yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan.
Secara medis pun sudah digunakan sejak dahulu kala untuk beberapa jenis penyakit.
Kelor ini dikenal sebagai itu tanaman tradisional ini untuk sebagai obat. Jadi dalam arti kata untuk meningkatkan kualitas kesehatan pada umumnya. Seperti mengatasi penyakit kolesterol, diabetes, asam urat.
"Daunnya digunakan sebagai pengobatan herbal untuk berbagai kondisi kesehatan, seperti peradangan dan masalah pencernaan. Karena kandungan fitokimia dalam kelor juga memiliki potensi efek antioksidan dan antiinflamasi," ungkapnya.
Baca juga: Viral!! Dengan Cukur Kumis dan Jenggot, Simak Profil Lengkap Bobby Saputra Owner Beauty Of Angel
Selain sebagai obat tradisional, kelor juga dikenal juga dari segi mistis dan segi magisnya.
"Tapi di era modern ini kelor itu lebih diperhatikan sebagai sebuah tanaman yang bisa dimanfaatkan karena kandungan unsur ininya yang sangat tinggi jadi sudah gizinya yang sangat tinggi dan penggunaan yang difokuskan kepada kesehatan," tandasnya.
