HELOINDONESIA.COM - Olahraga menjadi salah satu rutinitas yang harus dilakukan dalam menjaga kesehatan dan stamina tubuh agar tetap bugar.
Paling tidak dalam satu minggu, beberapa jam dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas berkeringat dan bergerak.
Tapi bagi seorang atlit, olahraga menjadi rutinitas yang tidak bisa ditinggalkan demi meraih prestasi.
Namun demikian olahraga bukan tidak mungkin mengalami kendala sehingga kegiatan itu harus tertunda dalam beberapa waktu.
Baca juga: Tiang dan Kabel Telekomunikasi Menjamur di Bandarlampung, Pemkot Dorong Penataan dan Sharing Pole
Dalam beberapa kasus seorang person atau atlit kadang mengalami cidera serius pada tulang dan otot lantaran salah gerak dalam berolahraga.
Beberapa masalah yang menjadi kendala utama bagi para atlet maupun pencinta olahraga di antaranya robekan ligamen, tendinitis, hingga nyeri otot pasca-latihan intens (Delayed Onset Muscle Soreness/DOMS).
Tapi tenang, dengan kemajuan dunia medis moderen, berbagai masalah penyakit karena nyeri otot akibat cidera bisa ditanggulangi.
Secretome Therapy menjadi cara efektif dalam memulihkan cidera atau nyeri otot yang dialami akibat berolahraga.
Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Ini Pesan Tegas Kapolres Tanggamus AKBP AH Hudi Arif
Dikutip dari portal Regenic, terapi secretome merupakan inovasi terbaru dalam kedokteran regeneratif yang terbukti efektif mempercepat pemulihan cedera otot dan sendi akibat olahraga tanpa perlu prosedur bedah.
Sementara itu Unair.ac.id menjelaskan tentang perbedaan terapi sel punca (stem cell) konvensional dengan Secretome Therapy.
Terapi sel punca bekerja dengan memasukkan sel hidup, sementara secretome berfungsi dengan memanfaatkan komponen biologis aktif tanpa sel (cell-free therapy).
Dengan begitu, Secretome Therapy terbilang jauh lebih aman dan minim risiko penolakan oleh tubuh.
Secretome adalah kumpulan zat penyembuh alami dan molekul bioaktif yang diproduksi dan disekresikan oleh sel punca mesenkimal (Mesenchymal Stem Cells).
Baca juga: Balita dengan Kelainan Pencernaan di Tubaba Butuh Operasi Terakhir, Baznas dan Pemkab Turun Tangan
Cairan kaya nutrisi ini mengandung berbagai elemen krusial seperti:
• Sitokin dan Kemokin: Protein pemberi sinyal untuk mengatur respons imun.
• Faktor Pertumbuhan (Growth Factors): Molekul yang merangsang pembelahan dan pertumbuhan sel baru.
• Vesikel Ekstraseluler (seperti Eksosom): Kantong mikroskopis berisi miRNA yang berfungsi mengirimkan "instruksi" perbaikan langsung ke jaringan yang rusak.
Meskipun metode aplikasinya berbeda, Secretome Therapy dan Stem Cell (Sel Punca) memiliki persamaan mendasar karena keduanya berada di bawah payung kedokteran regeneratif dan mengandalkan mekanisme biologis yang sama untuk menyembuhkan masalah di beberapa bagian tubuh.
