Helo Indonesia

8 Makanan yang Baik untuk Sembuhkan Sakit Tenggorokan, Es dari Buah-buahan Paling Disarankan

Syahroni - Ragam -> Kesehatan
Kamis, 10 Agustus 2023 18:11
    Bagikan  
Ilustrasi
pixabay

Ilustrasi - 8 Makanan yang dapat meredakan sakit tenggorokan.

HELOINDONESIA.COM - Saat sakit tenggorokan melanda, biasanya orang akan sulit menelan makanan. Namun tahukah Anda kalau ternyata mengonsumsi beberapa jenis makanan atau minuman mungkin bisa menjadi solusi untuk mengatasi sakit tenggorokan Anda.

Yah, menurut beberapa penelitian, makanan dan minuman tertentu dapat meringankan rasa sakit Anda sambil menurunkan peradangan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 8 jenis makanan dan minuman yang baik untuk dikonsumsi saat Anda sakit tenggorokan.

Baca juga: Rutin Minum Air Kunyit Setiap Pagi, Batuk, Radang Sendi dan Penyakit Lain Dijamin Pergi

1. Berbagai jenis es yang terbuat dari buah-buahan

Dinginnya es dipercaya dapat dapat meredakan sakit tenggorokan dengan segera. Namun kandungan dalam es yang dikonnsumsi harus menjadi perhatian Anda.

Pastikan Anda mengonsumsi es yang terbuat dari buah atau jus buah dingin tanpa adanya tambahan gula. Atau, Anda bisa membuat es loli dalam cetakan bebas BPA dengan buah kaya antioksidan seperti blueberry, jus delima, dan ceri.

Anda juga bisa memasukkan sayuran dengan memadukan sayuran hijau atau bayam dengan buah hijau, seperti kiwi.

Jus ceri asam adalah bahan sehat lainnya. Selain meredakan peradangan, ini dapat membantu Anda beristirahat. Itu karena ceri adalah salah satu dari sedikit makanan yang secara alami mengandung melatonin.

Studi telah menemukan bahwa selain meningkatkan kualitas tidur, mengonsumsi ceri membawa banyak manfaat kesehatan, termasuk penurunan Stres oksidatif, Peradangan, Nyeri otot akibat olahraga dan kehilangan kekuatan, tekanan darah, dan radang sendi.

Baca juga: Anda Terserang Demam, Batuk, Pilek? Jangan Dulu ke Dokter, Coba Obati dengan Lada Hitam

2. Teh Chamomile dengan Lemon

Selain memberikan senyawa antiradang, teh chamomile dapat membantu orang cepat tertidur. Beberapa bukti menunjukkan bahwa orang pascapersalinan yang minum teh ini sebelum tidur memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Seperti diketahui, tidur sangat penting saat Anda sakit. Tidur memungkinkan tubuh Anda beristirahat sambil melawan bakteri atau virus yang membuat Anda merasa sakit.

Selain itu, teh chamomile juga dapat membantu mengurangi kejang otot jika Anda batuk. Jadi, celupkan sekantong teh chamomile ke dalam secangkir air panas, dan tambahkan lemon segar untuk penambah vitamin C dan bonus antioksidan.

3. Jahe

Akar jahe segar adalah antioksidan yang cukup kuat. Manfaat jahe yang meningkatkan kesehatan juga termasuk efek anti-inflamasi dan antikanker.

Cara penggunaannya cukup Kupas, parut, dan tambahkan jahe ke minuman atau es yang Anda buat sendiri. Jahe juga bisa dicampur ke dalam teh chamomile atau dengan madu, oatmeal, kentang tumbuk, atau smoothie.

Baca juga: Jeruk, Garam, Gula, dan Madu, Benarkan Resep TikTok untuk Obati Batuk Ini Ampuh?

4. Madu

Jika batuk menyertai sakit tenggorokan Anda, madu bisa membantu mengatasi masalah ini. Makanan manis mungkin praktis sebagai obat penekan batuk. Selain itu, madu memiliki khasiat sebagai antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, antiproliferatif, antikanker dan antimetastatik.

Cari madu mentah organik atau madu Manuka, yang berasal dari Selandia Baru dengan kualitas antibiotik yang luar biasa. Tambahkan madu ke dalam teh chamomile atau oatmeal Anda, siram di atas kentang rebus, campuran smoothie atau langsung dikonsumsi.

5. Ubi Jalar Tumbuk dengan Kayu Manis

Ubi jalar menyediakan dua nutrisi pendukung kekebalan yang penting: vitamin A dan C. Kedua vitamin tersebut merupakan antioksidan yang melindungi sel dari penuaan dan penyakit.

Ubi jalar juga penuh dengan senyawa anti-inflamasi. Penelitian telah menemukan bahwa umbi-umbian tersebut, terutama yang berwarna ungu, menunjukkan aktivitas anti-peradangan. Selain itu, tekstur halus setelah ditubumbuknya juga menenangkan sakit tenggorokan.

Kayu manis menambah rasa dan juga merupakan sumber antioksidan yang kuat. Kayu manis mendukung kekebalan dengan membantu menangkis virus, bakteri, dan jamur.

Baca juga: Usir Batuk dan Pilek Anak dengan Cara Alami, Berikut Jenis Minyak Esensial yang Bisa Bunda Pakai

6. Oatmeal campur pisang

Oat adalah biji-bijian yang mengenyangkan dan mudah dicerna. Juga, antioksidan dan magnesium dalam oat membantu mengurangi peradangan, sementara seng mendukung kekebalan dan penyembuhan.

Penelitian telah menemukan bahwa polifenol dalam gandum memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Seperti kaldu, oat menawarkan bahan dasar yang bisa Anda campur dengan bahan sehat lainnya, seperti pisang.
Pisang baik untuk campuran ini karena teksturnya yang lembek. Pisang juga mengandung vitamin C dan antioksidan lain yang menambah tambahan nutrisi.

7. Smoothie

Smoothie bisa dengan cepat menjadi makanan lengkap. Jika Anda memilih bahannya dengan baik, smoothie dapat menyediakan protein sehat, lemak baik, dan karbohidrat kaya nutrisi, selain vitamin, mineral, dan antioksidan.

Jika nafsu makan Anda buruk, satu atau dua porsi smoothie per hari dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi secara keseluruhan dan sekaligus meredakan sakit tenggorokan.

Haluskan segenggam sayuran hijau dengan bubuk protein nabati, mentega kacang atau alpukat, susu kacang atau air, buah beku, jahe segar, kunyit, dan lada hitam. Smoothie ini paling baik untuk sakit tenggorokan.

Baca juga: 15 Manfaat Kesehatan Tanaman Putri Malu, Dari sekedar Obati Batuk, Hingga Bikin Istri Tunduk

8. Kaldu Sayuran dengan Bawang Putih, Kunyit, dan Lada Hitam

Secangkir kaldu hangat memang menenangkan, dan uapnya dapat membantu melonggarkan hidung tersumbat. Ditambah lagi, kaldu sayur bisa memberikan nutrisi dan antioksidan serta menjadi wahana penyampaian kandungan bermanfaat lainnya, seperti bawang putih.

Bawang putih memiliki senyawa belerang yang melawan peradangan dan mengandung senyawa anti bakteri, virus, dan jamur, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih tua dapat meningkatkan fungsi sel kekebalan tubuh, mengurangi gejala pilek dan flu.

Pastikan Anda juga menambahkan sedikit kunyit ke dalam kaldu. Negara-negara Asia telah lama menggunakan kunyit, bumbu, untuk khasiat obat selama berabad-abad. Komponen aktif akar, kurkumin, membantu menurunkan kadar enzim dalam tubuh yang memicu peradangan.

Namun, kurkumin tidak termanfaatkan dengan baik tanpa penambahan piperin, zat yang ditemukan dalam lada hitam, jadi pastikan juga menambahkan lada hitam ini ya.