LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Suasana Musyawarah Nasional (Munas) VXIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Ballroom Novotel Bandarlampung Rabu (10/6/2026). Sempat memanas menjelang kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat. Ketegangan dipicu oleh protes sejumlah peserta terkait akses masuk ke ruang sidang dan distribusi kartu identitas (ID card).
Sejumlah peserta menyampaikan interupsi kepada panitia penyelenggara karena ingin segera memasuki ballroom sebelum acara dimulai. Situasi yang sempat memanas tersebut memicu aksi saling dorong antar peserta, meski tidak berlangsung lama.
Panitia bersama petugas keamanan yang berjaga di lokasi bergerak cepat untuk mengendalikan keadaan.Panglima Kodam XXI/Radin Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi turut turun langsung membantu menenangkan peserta agar suasana kembali kondusif.
Mayjen TNI Kristomei menegaskan bahwa tidak terjadi kericuhan besar dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, insiden yang terjadi hanya berupa kesalahpahaman antar peserta dan tidak mengganggu jalannya agenda utama Munas HIPMI.
“Situasi dapat segera dikendalikan dan seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan sesuai jadwal,” terangnya.
Ia menjelaskan, persoalan yang memicu protes peserta berkaitan dengan distribusi ID card. Panitia melakukan penataan kartu identitas untuk memastikan peserta yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib.
"Sebagai bentuk kesiapan penyelenggaraan, panitia telah mencetak sekitar 2.500 kartu identitas bagi peserta Munas HIPMI.
Setelah kondisi kembali terkendali, seluruh agenda persidangan dan kegiatan Munas HIPMI dilanjutkan seperti yang telah direncanakan,"ujarnya
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara tersebut pun berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan ketat aparat gabungan.
"Dengan situasi yang kembali kondusif, Munas HIPMI tetap berjalan lancar sebagai forum strategis bagi para pengusaha muda Indonesia untuk membahas berbagai agenda organisasi dan pembangunan ekonomi nasional," tandasnya.( Hajim).
