Jangan Termakan Mitos, Berikut Makanan dan Minuman yang Baik dan Buruk untuk Penderita Asam Urat

Rabu, 9 Agustus 2023 17:19
Makanan yang baik dan buruk untuk penderita asam urat. Tangkapan layar Youtube

HELOINDONESIA.COM - Asam urat atau gout adalah penyakit akibat kelebihan purin yang menumpuk pada sendi hingga menyebabkan peradangan atau arthritis (radang sendi).

Asam urat sebenarnya diproduksi ketika tubuh memecah zat kimia yang disebut purin. Purin terjadi secara alami di tubuh Anda, tetapi juga ditemukan dalam makanan tertentu. Biasanya asam urat dikeluarkan dari tubuh melalui urin.

Diet asam urat dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Diet asam urat bukanlah obatnya.

Tapi pola makan ini bisa menurunkan risiko serangan asam urat berulang dan memperlambat perkembangan kerusakan sendi.

Penderita asam urat yang mengikuti diet asam urat umumnya masih membutuhkan obat untuk mengatasi rasa sakit dan menurunkan kadar asam urat.

Baca juga: Boleh Dilakukan Usai Peradangan Mereda, Berikut 5 Jenis Olahraga yang Baik untuk Penderita Asam Urat

Lalu makanan apap saja yang baik dan buruk untuk penderita asam urat?

Makanan yang harus dihindari:

1. Daging organ dalam atau jeroan

Hindari organ dalam ternak seperti jeroan kambing dan sapi. Organ dalam ternak seperti hati dan ginjal ini memiliki kadar purin tinggi dan berkontribusi terhadap kadar asam urat darah yang tinggi.

2. Daging merah

Batasi ukuran porsi daging sapi, domba, dan babi. Makanan ini juga mengandung purin yang tinggi seperti jeroan.

3. Makanan laut

Beberapa jenis makanan laut — seperti ikan teri, kerang, sarden, dan tuna — lebih tinggi purinnya daripada jenis lainnya.

Tetapi manfaat kesehatan secara keseluruhan dari makan ikan mungkin lebih besar daripada risikonya bagi penderita asam urat. Ikan dalam porsi sedang bisa menjadi bagian dari diet asam urat.

Baca juga: Minum Kunyit dan Daun Salam Manjur Sembuhkan Asam Urat, Cek Cara Penggunaannya

3. Alkohol

Bir dan minuman keras suling dikaitkan dengan peningkatan risiko asam urat dan serangan berulang. Konsumsi wine dalam jumlah sedang tampaknya tidak meningkatkan risiko serangan asam urat.

Hindari alkohol selama serangan asam urat, dan batasi alkohol, terutama bir, di antara serangan.

4. Makanan dan minuman manis

Batasi atau hindari makanan yang dimaniskan dengan gula seperti sereal manis, produk roti, dan permen. Batasi konsumsi jus buah manis alami.

Makanan yang aman dikonsumsi:

1. Sayuran tinggi purin.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sayuran tinggi purin, seperti asparagus dan bayam, tidak meningkatkan risiko asam urat atau serangan asam urat berulang.

2. Vitamin C

Vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Bicaralah dengan dokter Anda tentang apakah suplemen vitamin C 500 miligram cocok dengan diet dan rencana pengobatan Anda.

3. Kopi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum kopi secukupnya, terutama kopi berkafein biasa, dapat dikaitkan dengan penurunan risiko asam urat.

Minum kopi mungkin tidak sesuai jika Anda memiliki kondisi medis lain. Bicaralah dengan dokter Anda tentang berapa banyak kopi yang tepat untuk Anda.

Baca juga: Cara Alami Ini Efektif Untuk Mengobati Asam Urat, Harus Rutin

4. Ceri

Ada beberapa bukti bahwa makan ceri dikaitkan dengan penurunan risiko serangan asam urat.

Kesimpulan

Mengikuti diet asam urat dapat membantu membatasi produksi asam urat dan meningkatkan eliminasi. Diet asam urat tidak mungkin menurunkan konsentrasi asam urat dalam darah Anda cukup untuk mengobati asam urat Anda tanpa obat. Tapi itu bisa membantu mengurangi jumlah serangan dan membatasi keparahannya.

Mengikuti diet asam urat, bersamaan dengan membatasi kalori dan berolahraga secara teratur, juga dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan dengan membantu Anda mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Berita Terkini