Helo Indonesia

Kabupaten Ponorogo Wilayah Perbatasan Jatim dan Jateng Memiliki 14 Sungai Terpanjang 58 Km

Edo - Nasional
Rabu, 27 Maret 2024 11:38
    Bagikan  
PERBATASAN
Mezzarev Hard/ facebook

PERBATASAN - Pintu gerbang perbatasan wilayah Jatim-Jateng di Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo

HELOINDONESIA.COM - Kabupaten Ponorogo salah satu kabupaten yang terletak di wilayah Barat Jawa Timur dan merupakan perbatasan dengan wilayah Jawa Tengah.

Jarak wilayah Ponorogo dengan ibukota Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya kurang lebih sekitar 200 km arah barat daya.

Kabupaten Ponorogo dikenal dengan julukan Kota Reog atau Bumi Reog karena daerah ini merupakan daerah asal dari kesenian Reog.

Kesenian Reog Ponorogo tersebar di seluruh penjuru wilayah Kabupaten, yang jumlahnya mencapai ratusan hingga ribuan komunitas kesenian Reog Ponorogo.

Baca juga: Komplotan Pencuri Gentayangan di Ponorogo Mengendarai Mobil Avanza Putih, Kini Ditangkap Polisi

Selain sebagai kota reog, Ponorogo juga dikenal sebagai kota santri karena memiliki banyak pondok pesantren yang sangat terkenal.

Salah satu yang terkenal adalah Pondok Modern Darussalam Gontor yang terletak di desa Gontor, Kecamatan Mlarak yang memiliki lembaga pendidikan dari SD hingga Perguran Tinggi yang sangat termashur di seluruh dunia.

Kabupaten Ponorogo mempunyai luas 1.371,78 km² yang terletak antara 111° 17’ – 111° 52’ Bujur Timur dan 7° 49’ – 8° 20’ Lintang Selatan dengan dengan ketinggian antara 92 sampai dengan 2.563 meter diatas permukaan laut (Mpl).

Secara administratif, wilayah Ponorogo terbagi menjadi 21 kecamatan dengan memiliki 279 desa dan 26 kelurahan, setiap wilayah Kecamatan rata-rata memiliki 15 hingga 20 desa dengan populasi penduduk sekitar 949 ribu jiwa.

Baca juga: Bupati Ponorogo Minta Warga Ikhlaskan Karena Akan Banyak Wisatawan Datang, Warga Bikin Petisi Menolak One Way

Adapun batas-batas wilayah Kabupaten Ponorogo adalah sebagai berikut:

Sebelah Utara Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Nganjuk. Sebelah Barat, Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah)

Sebelah Selatan perbatasan dengan Kabupaten Pacitan dan sebelah Timur perbatasan dengan wilayah Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek.

Kawasan perbatasan wilayah ini merupakan Selingkar Wilis yang meliputi daerah Nganjuk Madiun, Trenggalek, Madiun dan Kediri.

Ibukota kabupaten Ponorogo terletak 27 km sebelah selatan Kota Madiun, dan berada di jalur Madiun – Pacitan.

Baca juga: Kronologi Emak-emak Ponorogo Ditabrak Pengendara Avansa, Sepeda Motor Terseret Hingga Satu Km

Dilihat dari keadaan geografisnya, Kabupaten Ponorogo dibagi menjadi 2 sub area, yaitu area dataran tinggi yang meliputi kecamatan Ngrayun, Sooko dan Pulung serta Kecamatan Ngebel sisanya merupakan daerah dataran rendah.

Sungai yang melewati Ponorogo ada 14 sungai dengan panjang antara 4 sampai dengan 58 Km sebagai sumber irigasi bagi lahan pertanian dengan produksi padi maupun hortikultura.

Sebagian besar dari luas yang ada terdiri dari area kehutanan dan lahan sawah sedang sisanya digunakan untuk tegal pekarangan Kabupaten Ponorogo mempunyai dua iklim yaitu penghujan dan kemarau.

Baca juga: Mengisi Balon Dengan Gas Helium Racikan Meledak, Sebagian Rumah Warga Ponorogo ini Hancur

Berdasarkan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ponorogo tahun 2018 Ponorogo memiliki 17 sungai dengan nama sebagai berikut:

1. Sungai Asin, sumber air Tempuran panjang 37 km, mengairi 5.656 hektar
2. Sungai Cemer, sumber air Nglegok panjang 36 km, mengairi 5.295 hektar
3. Sungai Gendol, sumber air Kedungpring panjang 33 km, mengairi 376 hektar
4. Sungai Keyang, sumber air Cawet panjang 49 km, mengairi 5.071 hektar
5. Sungai Bedingin, sumber air Cangkring panjang 4 km, mengairi 170 hektar
6. Sungai Nambang, sumber air Dukung panjang 6 km, mengairi 248 hektar
7. Sungai Slahung, sumber air Mati panjang 36 km, mengairi 4 154 hektar
8. Sungai Mayong, sumber air Ciwung panjang 14 km, mengairi 789 hektar
9. Sungai Pelem, sumber air Pelem panjang 18 km, mengairi 726 hektar
10. Sungai Munggu, sumber air Munggu panjang 8 km, mengairi 576 hektar
11. Sungai Domas, sumber air Klitik panjang 12 km, mengairi 590 hektar
12. Sungai Ireng, sumber air Tambu Umbul panjang 7 km, mengairi 174 hektar
13. Sungai Sungkur, sumber air Kresek panjang 58 km, mengairi 4.945 hektar
14. Singai Galok, sumber air Gebang panjang 30 km, mengairi 2.980 hektar
15. Sungai Gonggang, sumber air Gonggang panjang 36 km, mengairi 25 hektar
16. Sungai Pucang, sumber air Pucang panjang 15km, mengairi 198 hektar
17. Sungai Nglorok, mengairi persawagab penduduk seluas 644 hektar. **