Helo Indonesia

Stop Aksi Anarkis, Ketua Umum BKN: Jangan Sampai Presiden Prabowo Tetapkan Darurat Militer

M. Haikal - Nasional
Minggu, 31 Agustus 2025 18:33
    Bagikan  
Aksi massa anarkis
Foto: ist

Aksi massa anarkis - Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Muhammad Rofi`i Mukhlis alias Cak Ofi.

HELOINDONESIA.COM - Aksi massa di Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia dinilai sudah anarkis.

Ini ditandai dengan aksi mereka merusak dan membakar fasilitas-fasilitas publik, pemerintahan dan perwakilan rakyat.

Bahkan memakan korban jiwa dan menjarah barang-barang orang lain, sehingga mengundang keprihatinan banyak kalangan.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Muhammad Rofi`i Mukhlis alias Cak Ofi dalam rilis yang disampaikan ke redaksi pada Minggu (31/8/2025).

Baca juga: Dinginkan Suhu Politik, Pemkot Balam Istighosah di 20 Kecamatan

“Aksi-aksi anarkis dan penjarahan barang harus kita hentikan bersama. Tidak boleh ada ruang lagi bagi pelakunya untuk melakukan lagi. Stop sudah. Jelas ini sudah merusak tantanan kehdupan masyarakat, menciptakan ketakutan di tengah-tengah masyarakat!” tegas Cak Ofi dengan nada prihatin dalam siaran persnya.

Dia mengimbau untuk jangan mau diadu domba dengan aparat kepolisian yang melaksanakan tupoksi atau tugas pokok dan fungsinya untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

"Tidak boleh tupoksi ini dilemahkan, atau diambil alih pihak lain, apalagi diambil oleh sipil. Bisa perang saudara, bentrok sesama warga sipil. Ini yang pernah terjadi di era dulu, seperti Pamswakarsa yang malah banyak memakan korban jiwa!” ujarnya.

Cak Ofi juga memberikan apresiasi terhadap langkah tegas Presiden Prabowo untuk memulihkan situasi dan kondisi agar kerusuhan tidak terjadi lagi dengan tetap mempercayakan tindakannya kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Hanan Rozak Terpilih Aklamasi Ketua Partai Golkar Lampung 2025-2030

Dia masih bersyukur Presiden Prabowo tidak menenetapkan darurat militer.

"Kalau sampai ditetapkan, tentu bukan hal mudah bagi kita untuk beraktivitas lagi secara normal, apalagi untuk bebas berekspresi menyampaikan pendapat di depan umum," tambahnya.

Menurutnya, peristiwa ini harus jadi perhatian bagi mereka yang masih ingin melaksanakan aksi massa.

"Tahan diri. Sampaikan aspirasimu dengan cara yang baik, jangan jadikan aparat kepolisian sebagai lawanmu; mereka bertugas untuk menjamin ketertiban dan keselamatan banyak orang dan juga dirimu. Sekali lagi stop sudah aksi anarkis, percayakan keamanan dan ketertiban kepada polisi!” pungkas Cak Ofi.

Tags
Aksi massa