HELOINDONESIA.COM - Puluhan peserta yang terdiri dari RT/RW, Karang Taruna (Katar), FKDM, dan LMK dari tiga kecamatan Menteng, Senen, dan Gambir berbondong-bondong menghadiri acara Peningkatan Pencegahan Tawuran yang di gelar Kesbangpol DKJ.
Baca juga: Nenek Maymunah Yang Berkeliaran Seorang Diri Sudah Ditangani Dinas Sosial Kota Bandarlampung
Untuk diketahu, kegiatan bahas-membahas soal pencegahan tawuran ini dikemas dengan Ngopi Cetar (ngobrol asik cegah tawuran)i berlangsung di RPTRA, Jalan Sri Kaya II, Kebon Sirih, Menteng, Selasa (9/12/2025) menghadirkan sejumlah Narassumber (Narsum) diantaranya, Staf Khusus Gubernur Bung Dicky dan Kanit Binmas Polsek Menteng AKP Irawan.

Baca juga: Dua Sumber Vitamin C, Suplemen yang Dibutuhkan Tubuh Menangkal Radikal Bebas
Sementara itu, ketika sesi dialog interaktif bermunculan aspirasi yang sebelumnya dijanjikan oleh Gubernur DKJ Pramono Anung Wibowo. Seperti Ketua LMK dari Kecamatan Senen Andi menanyakan semua janji dari Gubernur tentang CCTV dari bulan September 2025 untuk monitor pelaku tawuran, termasuk portal yang ditanya RW Petojo Selatan langsung dijawab oleh moderator acara Leonard Alamsjah yang juga sebagai Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Menteng.
Baca juga: Persoalan di PBNU, PWNU–PCNU Se-Indonesia Ikuti Keputusan Mustasyar di Tebuireng
"Mengenai CCTV yang diminta kalau.bisa CCTV yang ada di warga di.ambil nomor.Mac address nya lalu di masukin satu kontroler suruh orang IT sehingga bisa mandiri. Sedangkan untuk pertanyaan tentang portal dari RW Petojo Selatan tentang portal harus izin Gubernur karena seperti di Jalan Sawo Gondangdia ada 2 portal dirubuhkan karena tidak ada izin.," ungkap Leonard.
Baca juga: Setelah Peringati Hari Antikorupsi, KPK Geledah dan Sita HP, Uang, dll dari Rumah Bupati Ardito
"Saya apresiasi kegiatan peningkatan pencegahan tawuran yang di inisiasi Kesbangpol karena sangat bermanfaat untuk lingkungan terlebih jika didukung oleh aparat kelurahan dan kecamatan dalam mencegah dan menangkal aksi tawuran," kata Leonard.

Baca juga: BKKBN Jateng Buka Ruang Dialog Publik demi Pelayanan Lebih Berkualitas
Kesbangpol Jakpus Sony T ketika dihubungi menyatakan, bahwa kegiatan ngopi cetar adalah inisiasi pimpinan Pemprov dalam mencegah terjadinya aksi tawuran yang marak terjadi dengen melibatkan warga setempat khususnya para tokoh masyarakat, agama, pendidikan, pemuda, RT, RW, LMK, FKDM dan-lain lain. "Bakesbangpol DKJ karena salah satu tupoksinya pencegahan konflik mendapat amanah untuk menjalankan insiatif pimpinan untuk menggelar kegiatan ini," ujarnya. (*/is) ***
