Helo Indonesia

Wali Kota Eva Dwiana Intruksikam BPBD Bandarlampung Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

49 menit lalu
    Bagikan  
Wali Kota Eva Dwiana Intruksikam BPBD Bandarlampung Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan
HELO LAMPUNG

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) .( Hajim).

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.Dalam dua hari, Sabtu hingga Minggu (22–23 Agustus 2026), pendistribusian dilakukan di sejumlah lokasi yang tersebar di beberapa kecamatan.

Bantuan diberikan menyusul kondisi sumur warga yang mengalami kekeringan sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

undefined

Kalak BPBD Kota Bandarlampung Idham Syahputra mengatakan, pada Sabtu (22/8), pihaknya mendistribusikan air bersih ke tujuh lokasi yang tersebar di lima kecamatan.

Pendistribusian pertama dilakukan pukul 09.17 WIB di Jalan Raya Suban, Kampung Batu Suluh, RT 17 LK II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi. Bantuan diperuntukkan bagi 52 kepala keluarga (KK) atau 260 jiwa.

Selanjutnya, pada pukul 09.18 WIB, distribusi dilakukan di RT 18 LK II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, dengan penerima manfaat sebanyak 61 KK atau 201 jiwa.
Pada pukul 09.52 WIB, BPBD melanjutkan pendistribusian di Jalan Nunyai Gang H. Ismail, RT 06 LK I, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa.

Sebanyak 30 KK atau 50 jiwa menerima bantuan air bersih.Pendistribusian berikutnya dilakukan pukul 13.56 WIB di Jalan Raya Suban, RT 10 LK I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, dengan penerima sebanyak 70 KK atau 300 jiwa.

Kemudian, pukul 15.20 WIB, BPBD kembali menyalurkan air bersih di Jalan Raya Suban, RT 13 LK I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang. Bantuan diperuntukkan bagi 200 KK atau 700 jiwa di kawasan blok yang terdampak.

Pada pukul 16.53 WIB, pendistribusian dilakukan di Jalan Minak Panglima, RT 10 LK II, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Telukbetung Timur. Sebanyak 11 KK atau 28 jiwa menjadi penerima manfaat.Distribusi terakhir pada Sabtu dilakukan pukul 17.45 WIB di Jalan Minak Pengantin, Kampung Tua, RT 04 LK I, Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Telukbetung Barat, dengan penerima sebanyak 20 KK atau 80 jiwa.

Sementara pada Minggu (23/8), BPBD kembali mendistribusikan air bersih di empat lokasi. Distribusi pertama dilakukan pukul 08.31 WIB di Jalan Kedaung Gang Mangga 2, RT 07 LK II, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Telukbetung Timur, untuk memenuhi kebutuhan 10 KK atau 40 jiwa.

" Selanjutnya, pukul 10.41 WIB, bantuan air bersih kembali disalurkan di Jalan Kedaung Gang Mangga 2, RT 08 LK II, Kelurahan Sukamaju, dengan penerima sebanyak 10 KK atau 40 jiwa," tuturnya.

Pada pukul 11.31 WIB, BPBD mendistribusikan air bersih di Jalan Raya Suban, RT 13 LK I Blok A, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang. Sebanyak 105 KK atau 450 jiwa tercatat sebagai penerima.

" Distribusi terakhir pada Minggu dilakukan pukul 13.22 WIB di Jalan Raya Suban, RT 13 LK II Blok B, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, dengan penerima sebanyak 96 KK atau 201 jiwa,"jelasnya.

Selain lokasi tersebut, BPBD juga menangani warga di Jalan Bukit 44, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur. Sebanyak 40 KK mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat jaringan pipa Perumda Way Rilau yang terputus sementara waktu.

" Kondisi tersebut menyebabkan pasokan air kepada warga terganggu sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari. BPBD kemudian terlibat langsung dalam pendistribusian air bersih sebagai langkah penanganan sementara,"jelas Idham.

" Pendistribusian air bersih ini merupakan intruksi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, dalam menangani dampak kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi kekurangan air berlangsung," tambahnya.

" BPBD juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami kesulitan air bersih dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan," tutup Idham Syahputra.(Hajim)