HELOINDONESIA.COM - Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) telah menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam sidang tahunan MPR (sidang bersama DPR/DPD RI), Selasa 16 Agustus, menyambut HUT ke-78 Proklamasi Kemerdekaan RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI.
Dalam pidato ini Presiden Jokowi sempat menyampaikan tentang foto dirinya muncul pada baliho-baliho di berbagai tempat, di sana foto dirinya tampil bersama bakal capres yang akan tempil di Pilpres 2024.
Menurut Jokowi, itu sudah menjadi nasib menjadi Presiden yang disebutnya dijadikan paten-patenan (dalam bahasa Jawa) dijadikan alat untuk kepentingan mereka yang memasang.
”Dijadikan tameng, bahkan walau kampanye belum mulai, foto saya banyak dipasang di mana-mana,” ujar Jokowi dalam yang dihadiri para anggota DPR dan DPD RI itu.
Baca juga: Presiden Jokowi Ceritakan Sosok Anggota Paskibraka dari Asmat, Naik Kapal 5 Hari 5 Malam
Dalam kunjungan ke berbgai daerah, Jokowi mengaku banyak melihat baliho itu terpampang sampai desa-desa. Jokowi menemukan fotonya dipakai untuk bahan sosialisasi bacapres tertentu.
“Saya harus ngomong apa adanya, saya ke provinsi A eh ada, ke kota B, ke kabupaten C ada juga, sampai ke tikungan-tikungan desa saya lihat ada juga,” ujar Presiden Jokowi yang kontan mengundang tawa di sidang sangat terhormat itu.
Ternyata atas hal tersebut, fotonya digunakann untuk sosialisasi capres tersebut, Jokowi mengaku tak keberatan, dan malah mempersilahkan fotonya untuk dipakai.
Baca juga: Rabu Ini, Presiden Jokowi akan Sampaikan Dua Kali Pidato di Gedung MPR/DPR
“Tapi bukan foto saya sendirian, ada di sebelahnya bareng capres. Ya saya kira, menurut saya juga enggak apa-apa, boleh-boleh saja,” ucap dia.
Pada kesempatan tersebut, Presiden menggunakan pakaian ada dari Kabupaten Tanimbar =, Maluku Utara, dia tampak bangga dan menunjukkan kekayaan budaya bangsa. (**)