Helo Indonesia

Enam Petinju Hasil Seleksi Terjaring untuk Proyeksi Tim Jateng di Popnas 2025

Ajie - Olahraga
Minggu, 14 September 2025 20:29
    Bagikan  
Enam Petinju Hasil Seleksi Terjaring untuk Proyeksi Tim Jateng di Popnas 2025

Petinju Grobogan Givan Wahyu (biru) yang tampil di kelas 60 kg saat jual beli pukulan dan mengalahkan Aldo Nugroho (Sukoharjo) dalam seleksi tim Jateng untuk Popnas

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak enam petinju terjaring dalam seleksi yang digelar Pengprov Pertina Jateng di Gedung Tinju Center Gelora Jatidiri Semarang, Sabtu-Minggu (13-14 September 2025).

Seleksi yang diikuti 16 petinju muda itu untuk mencari petinju terbaik yang diproyeksikan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025. Enam direncanakan untuk melengkapi enam petinju yang sudah langsung masuk tim Jateng tanpa seleksi.

Keenam atlet yang terjaring tersebut adalah para pemenang di enam kelas yang pertandingkan dalam seleksi. Dalam laga penentu yang berlangsung Minggu (14/9) dan dipantau langsung Sekum Pertina Jateng Achmad Ris Ediyanto, di kelas 50 kg putri, petinju Kota Surakarta Elensia Aurel Mansnandifu berhasil mengalahkan Berlian Kharisma Balqis (Kota Semarang) dengan angka.

Baca juga: Festival Nyadran Gunung di Kalikesek Jadi Momentum Launching Aktivasi Sinyal Mobile

Sedangkan di kelas 54 kg putri Marchella Nabil Isnanda (Wonosobo) tampil impresif dengan menumbangkan Thifal Nur Alfiyah (Sukoharjo) dengan angka.

Alfero Razendra (Pati) tampil bagus dengan menghempaskan juara Pra-Porprov Banjarnegara Fauzy Rizky Ramadany (Surakarta) di kelas 51 kg putra. Sedangkan di kelas 54 kg putra, Diaz Silva Setyawan (Karanganyar) di luar dugaan mampu mengalahkan juara Popda Jateng 2025 Tio Putra Wijaya (Demak).

Sita Perhatian

Partai yang menyita perhatian adalah duel Aldo Nugroho Dolongseda (Sukoharjo) melawan Givan Wahyu Setiawan (Grobogan). Pasalnya, Aldo adalah peraih emas Pra-Popnas kelas 54 kg, dan kini mengikuti seleksi di kelas 60 kg putra. Dia akhirnya kalah dari juara Pra-Porprov Givan.

Pada kelas 71 kg putra, Kwatar Ibrahim (Kebumen) berhasil menang angka atas Muhamad Hafid (Sragen).

Ketua Panitia Seleksi Parlindungan Manik menjelaskan, satu tahapan sudah diselelesaikan. Selanjutnya hasil dari seleksi ini akan dilaporkan ke Pengprov Pertina.

Baca juga: Ratusan Pecinta Burung Meriahkan Lomba Kicau Mania Nusantara di Tubaba

Sementara itu, Puspa Aprilia, tim pemandu bakat bersama Muhar Sutan yang mengawal seleksi ini menilai, dari para petinju yang tampil di enam kelas memang masih banyak PR yang harus dikerjakan, apalagi mereka akan bertarung dengan petinju terbaik dari berbagai provinsi di Tanah Air.

''Namun dari catatan kami, Alfero dan Givan lebih menonjol karena memiliki fighting sprit, konsistensi stamina sepanjang ronde dan akurasi pukulan. Keduanya saya rasa mampu bersaing di level nasional,'' tandas mantan pelatih Pelatnas SEA Games itu. (Aji)