Helo Indonesia

Karyawan KONI Jateng Gelar Syukuran Usai Permenpora No 14/2024 Dicabut

Ajie - Olahraga
Kamis, 25 September 2025 18:42
    Bagikan  
Karyawan KONI Jateng Gelar Syukuran Usai Permenpora No 14/2024 Dicabut

Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana menyerahkan potongan tumpeng kepada Atang Trijoko disaksikan Waketum I KONI Pusat Suwarno dan Waketum III Andre TU Soetarno

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Perasaan waswas dan takut bukan hanya dirasakan oleh kalangan pembina olahraga prestasi, KONI di berbagai wilayah Indonesia mulai KONI Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Hal itu terjadi akibat terbitnya Peraturan Menteri Pemuda Olahraga (Permenpora) No 14 tahun 2024.

Peraturan menteri yang disahkan 26 Oktober 2024 dan dijadwalkan berlaku efektif mulai 26 Oktober 2025, telah menguras perasaan khawatir atas nasib dan mata pencaharian para karyawan administrasi KONI, termasuk KONI Jateng. Maka, setelah ada keputusan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beberapa waktu lalu, disambut suka cita dan tangis bahagia para karyawan.

Baca juga: Gelombang Dukungan Menguat, 17 KONI Dulongmas Merapat ke Mas Jarwanto

Sebagai wujud syukur, mereka menggelar acara ‘’Tasyakuran KONI Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Dicabutnya Permenpora No 14 tahun 2024’’. Hadir dalam acara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah Bona Ventura Sulistiana, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Suwarno, Wakil Ketua Umum III KONI Pusat Andre TU Soetarno, dan Kepala Balai PPLOP Cicilia Eni Kurniati.

Dalam acara itu, dilakukan potong tumpeng oleh Bona Ventura yang diserahkan kepada Kepala Keskretariatan KONI Jateng Atang Trijoko, disaksikan Suwarno, Andre dan seluruh karyawan dan pengurus KONI Jateng.

Tak Tidur Nyenyak

Dalam sambutannya Atang menyebut, selama nyaris setahun perasaan para karyawan tampak seperti orang tanpa masa depan. ‘’Pada malam tidur tidak nyenyak, siang kerja tidak nyaman. Seperti orang jatuh cinta tapi tidak punya harapan,’’ katanya.

Sementara itu, Bona menyebut bahwa bergulirnya Permenpora No 14 telah mengganggu pembinaan olahraga prestasi. ‘’Maka, jika Permenpora itu berlaku jelas pembinaan olahraga akan porak poranda,’’ katanya.

Baca juga: Empat Pesilat Jateng Perkuat Timnas pada Kejuaraan Asia Junior 2025 di India

Bona pun bersyukur karena kini wajah-wajah karyawan telah terlihat ceria. Mengingat masa bhaktinya tinggal tiga bulan, Bona tidak akan mengambil kebijakan strategis tentang karyawan. ‘’Biar nanti menjadi tanggung jawab pengurus KONI berikutnya,’’ tambahnya.

Adapun Suwarno menyebut pencabutan Permenpora No 14 merupakan hasil gerakan bersama para Pembina olahraga nasional. Puncak dari perjuangan adalah ketika Rakernas di Jakarta, awal September lalu, dengan dibentuknya Tim 12.

‘’Di sini, peran Jawa Tengah sangat dominan perannya yakni dengan menyumbang empat dari 12 tokoh yakni Pak Bona, Ali Purnomo, Agus Purwanto dan Benny Riyanto,’’ ungkap Suwarno. (Aji)