LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Sebanyak 265 atlet dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik 2026 yang digelar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Pengprov Lampung di Lapangan Pahoman, Bandar Lampung, Selasa (9/6/2026).
Ajang yang berlangsung selama dua hari, 9–10 Juni 2026, tersebut menjadi momentum awal kepengurusan baru PASI Lampung dalam menjaring atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.

Sebanyak sembilan nomor pertandingan diperlombakan untuk kategori putra dan putri, yakni lari 60 meter, 200 meter, 800 meter, 2.000 meter, 80 meter gawang, 300 meter gawang, lompat jauh, tolak peluru, dan lempar lembing.
Pelaksanaan lomba dibagi dalam dua sesi.
Seluruh nomor digelar di Lapangan Pahoman pada hari pertama, sementara nomor lempar lembing akan dipertandingkan di Lapangan Universitas Lampung pada hari kedua.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengapresiasi langkah cepat PASI Lampung yang langsung menggelar kejuaraan daerah setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Gunawan Raka.
"Saya mengapresiasi komitmen Ketua PASI dalam membangun prestasi atletik di Provinsi Lampung. Kepada seluruh insan atletik, mari saling mendukung untuk mewujudkan visi besar organisasi. Semua membutuhkan persiapan dan latihan yang matang untuk meraih prestasi terbaik," ujar Taufik.
Sementara itu, Ketua Umum PASI Lampung, Gunawan Raka, menegaskan bahwa Kejurda ini merupakan bagian dari proses pembinaan sekaligus seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional Atletik yang akan berlangsung di Jakarta pada 27–30 Juni 2026.
Kita mempersiapkan sekaligus menyaring atlet untuk berbagai multi event tingkat provinsi, nasional maupun internasional. Yang terdekat adalah Kejurnas akhir bulan ini di Jakarta," kata Gunawan.
Ia juga memastikan PASI Lampung akan memberikan dukungan penuh kepada atlet yang berhasil memenuhi atau mendekati batas kualifikasi nasional.
"Saya pastikan siapa pun atlet yang lolos limit nasional atau mendekati limit nasional akan diberangkatkan. Jangan khawatir, itu menjadi tanggung jawab Pengprov PASI Lampung," tegasnya.
Gunawan turut meminta seluruh pengurus PASI di kabupaten dan kota untuk lebih aktif mengirimkan atlet pada setiap kejuaraan sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi atletik Lampung.
"Apapun event-nya, kirimkan atlet-atlet terbaik. Jangan sampai tidak ada progres.Berprestasilah setinggi mungkin dan kami akan memfasilitasi," ujarnya.
Bahkan, Gunawan memasang target tinggi bagi cabang olahraga atletik Lampung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.
"Semua harus terukur dan terstruktur. Saya berjanji kepada Ketua KONI Lampung, jika atletik Lampung gagal meraih medali pada PON 2028, saya siap mengundurkan diri," katanya.
Kejurda Atletik Lampung 2026 turut dihadiri perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, jajaran KONI Lampung, Bidang Pembinaan Prestasi, Wakil Ketua Umum III KONI Lampung, serta Dewan Penasehat KORMI Lampung, Ansori Djausal.
Ajang ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi atletik Lampung sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.( Rls/Hajim).
