SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Petinju Kota Surakarta berjaya sebagai pengumpul medali emas terbanyak dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2026 cabang tinju yang berakhir Minggu (6/9) di Kampus Politeknik PU, Semarang.
Kota Surakarta membawa pulang delapan medali di arena tinju Popda dengan koleksi 8 medali, terdiri atas lima medali emas, dua perak dan satu perunggu. Posisi kedua ditempati Kota Salaltiga dengan tiga emas, satu perak, dan tuan rumah Kota Semarang dengan dua emas dan dua perak.
Baca juga: Tiga Bandara Tutup-Buka, Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ratusan Penerbangan
Diantara penyumbang medali emas Surakarta yaitu Prada Ali Yudha yang di turun di kelas light 60 kg putra. Dalam babal final yang dipimpin wasit Puspa Aprilia, Prada menang angka telak 5-0 atas petinju tuan rumah Ekas Bagoes Novianto. Peraih medali perunggu di kelas ini adalah Farhan Wahyudi (Klaten) dan Laksmana Putra (Kudus).
Di bagian putri, petinju tangguh Nafisa Nur Azizah menyumbangkan pundi medali emas untuk Surakarta setelah menang di final kelas light fly (50 kg) putri. Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Waluyo, Lusy mencatat kemenangan angka 4-1 atas petinju Pemusatan Pendidikan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng Lusy Rahmawati yang memperkuat Kota Pekalongan. Medali perunggu didapat Binar Nurul Aini Dwi (Wonosobo) dan Fatimatuz Zahro (Pemalang).
Manajer Tim Tinju Surakarta, Sulindro mengatakan, pihaknya menurunkan 15 petinju dalam event ini. Sesuai target yang dibawa Dispora Surakarta pencapaian ini sesuai dengan harapan.
''Alhamdulillah, dengan persiapan yang hanya tiga minggu, anak-anaka mampu memiliki daya saing. Sunggung Popda kali ini demikian kompetitif,'' kata Coach Nyo, panggilan akrabanya.
Menurut dia, kunci sukses tim Surakarta adalah kekompakan yang baik antara pengurus, ketua dan sasana.
Partai final sendiri cabang tinju sendiri disaksikan langsung oleh Kepala Dispora Jateng Aria Chandra Destianto, Pembina UKM Tinju Politeknik PU Shesa Dida Filantri, sejumlah pengurus harian Pertina Jateng diantaranya Ketua Harian Sudarsono, Wakil Ketua Umum Soedjatmiko dan Sekum Achmad Ris Ediyanto.
Kadispora Aria Chandra menyampaikan apresiasi terhadap progres kualitas tinju amatir pelajar yang sudah ditunjukkan di ring Popda. Bukan hanya sisi kuantitas peserta dengan jumlah 216 petinju atau terbanyak sebanyak penyelenggaraan Popda cabang tinju, namun juga sisi kualitas teknik.
''Saya melihat, beberapa petinju yang tampil di atas ring, sudah menunjukkan teknik yang mumpuni. Tinggal tugas Pertina Jateng untuk intens mengawal mereka agar bisa matang kesinambungan event,'' tandas Aria.
Dia juga apresiasi terhadap penyelenggaraan Popda Tinju yang sudah modern dengan dilengkapi kamera VAR. Dengan demikian, keberadaa kamera ini bisa memastikan keadilan atau objektivitas dalam pertandingan. (Aji)
