Helo Indonesia

Dari Anak Gunung hingga Kota Semarang: MI Pagersari Patean dan SDN Kembangarum 2 Juarai MLSC 2026

54 menit lalu
    Bagikan  
Dari Anak Gunung hingga Kota Semarang: MI Pagersari Patean dan SDN Kembangarum 2 Juarai MLSC 2026

Skuad MI Pagersari-Patean yang menjuarai kategori KU 12 MLSC Semarang Seri 1 2026 dan tim juara KU 10 dari SDN Kembangarum 2 Semarang

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Panggung puncak MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Semarang Seri 1 2026–2027 di Stadion Universitas Diponegoro, Semarang, Minggu (6/9), menyisakan cerita paling emosional bagi dua sekolah.

Betapa tidak, status unggulan ditumbangkan oleh kerja keras luar biasa, melahirkan dua penguasa baru di kasta tertinggi sepak bola putri usia dini: MI Pagersari-Patean (Kabupaten Kendal) dan SDN Kembangarum 2 (Semarang).

Baca juga: Sabet Lima Emas, Kota Surakarta Kuasai Ring Tinju Popda Jateng 2026

Kedua tim ini sukses mengukir sejarah gemilang setelah menaklukkan lawan-lawan tangguh di partai final Kelompok Usia (KU) masing-masing, di tengah gemuruh ribuan penonton yang memadati pinggir lapangan.

Label sebagai tim kuda hitam sama sekali tidak menyurutkan nyali skuad MI Pagersari-Patean di kategori KU 12. Berasal dari Kendal, di perbatasan Temanggung di bawah kaki Gunung Sindoro dan Sumbing, sekolah yang dijuluki sebagai "anak gunung" ini tampil tanpa beban hingga sukses membungkam tim-tim raksasa, termasuk menjegal langkah tim unggulan SDN Klepu 03 di semifinal.

juaraa

Di partai puncak, MI Pagersari-Patean menghadapi perlawanan alot dari SDN Karangsono 2 Mranggen. Sempat memimpin nyaman 3-0 berkat aksi gemilang striker haus gol mereka, Ammaora Kalani Putri (Maora), skuad Pagersari sempat dibuat kerepotan di babak kedua saat lawan bangkit memperkecil kedudukan menjadi 3-2.

Namun, mental baja dan kedisiplinan barisan pertahanan berhasil mengamankan kemenangan hingga peluit akhir berbunyi. Trofi juara KU 12 pun resmi diboyong pulang ke Kendal.

"Kami peserta baru dari Kendal, orang gunung. Tapi itu justru menjadi pelecut semangat kami, dan Alhamdulillah hari ini bisa mencapai gelar juara," ungkap pelatih MI Pagersari-Patean, Pranoto, penuh rasa syukur.

Hebatnya lagi, sang bomber andalan, Maora, keluar sebagai Top Scorer KU 12 setelah memborong total fantastis 61 gol sepanjang turnamen, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling berbahaya di kancah sepak bola putri.

Tak kalah dramatis, panggung final KU 10 menjadi saksi ketangguhan mental para srikandi cilik SDN Kembangarum 2 Semarang. Menghadapi perlawanan sengit dari SDN Brumbungan, Kembangarum sempat tertinggal lebih dulu setelah gawang mereka dibobol oleh tendangan progresif Yumna Alishba Nazafarin di menit ketiga.

Namun, kepanikan sama sekali tidak terlihat di wajah anak-anak asuh Kembangarum 2. Hanya butuh waktu dua menit bagi penyerang andalan mereka, Ayra Kirana Mahestri, untuk menyamakan kedudukan lewat penyelesaian klinis.

Baca juga: 30 Tangki Damkar Semprot Jalan Protokol Bandarlampung, Antisipasi Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau

Memasuki paruh kedua, tempo permainan kian meningkat. Keputusan tak mengendurkan serangan berbuah manis pada menit ke-21 ketika sepakan keras Rafifah Nabilah meluncur mulus mengoyak jala gawang Brumbungan, memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi SDN Kembangarum 2.

Kemenangan ini terasa semakin lengkap berkat kontribusi luar biasa sang kapten sekaligus mesin gol, Ayra Kirana Mahestri. Berkat kedisiplinan berlatih hingga enam kali sepekan, Ayra sukses menyabet gelar Top Scorer KU 10 dengan koleksi 39 gol.

Takjub

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, mengaku takjub dengan lonjakan kualitas dan kejutan yang tersaji pada seri pembuka musim ini.

"Gelaran di kota pembuka ini sudah sesuai dengan slogan kami, #BeraniCetakGol. Turnamen ini menjadi bukti komitmen kami mencari bibit baru sejak usia dini agar bisa menembus level prestasi yang lebih tinggi. Kita tak bicara tentang hari ini, tapi tentang kualitas lima enam tahun ke depan," tegas legenda sepak bola Indonesia tersebut.

Apresiasi senada juga dilontarkan oleh perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Welly Arisanto, yang menyoroti meratanya kekuatan tim-tim peserta. Kemenangan sekolah-sekolah dari luar kota utama seperti Kendal dan Demak menjadi indikator suksesnya pemerataan ekosistem sepak bola putri.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Semarang, Yudha Wijiyanto, berharap turnamen luar biasa ini bisa terus berlanjut secara berkesinambungan.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Djarum Foundation dan MilkLife. Bakat-bakat besar putri kita sudah terlihat nyata di sini, dan kami berharap wadah seperti ini semakin masif di masa depan," pungkas Yudha.
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2026 - 2027:

Kategori Usia 10
Champion : SDN Kembangarum 2 Semarang
Runner-up : SDN Brumbungan
Semifinalis : SDN Lamper Kidul 02 & SDN Tandang 02
Top Scorer : Ayra Kirana Mahestri - SDN Kembangarum 2 Semarang (39 gol)
Best Player : Almiera Naila Fatmawati - SD Kemala Bhayangkari 04 Akpol
Best Goalkeeper : Zhafira Ayunindya Putri Azhari - SDN Brumbungan
Fairplay Team : SDN Srondol Wetan 04

Kategori Usia 12
Champion : MI Pagersari-Patean
Runner-up : SDN Karangsono 2 Mranggen
Semifinalis : SDN Klepu 03 & SD Nasima
Top Scorer : Ammaora Kalani Putri - MI Pagersari-Patean (61 gol)
Best Player : Shakila Azalia Ardani - SDN Klepu 03
Best Goalkeeper : Azza Kurnia Hakim - SDN Karangsono 2 Mraggen
Fairplay Team : SD IB Annisa

(Aji)