KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Dengan menggunakan caping bak petani dan seser atau serok ikan layaknya nelayan, ribuan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Kendal terlihat kompak menari di Alun-alun Kendal, Kamis sore, 26 Oktober 2023.
Siswa-siswi dari MI se-Kabupaten Kendal tersebut tengah berlatih tari Mina Politan yang menggambarkan petani ikan di daerah pesisir, yang merupakan hasil kreasi salah seoran Guru SMP NU di Kabupaten Kendal, Ervina Handayani.
Baca juga: Bantuan Modal Usaha Baznas Jateng Diserahkan Nana, Bantu Ratusan Mustahik Lepas dari Kemiskinan
Ketua Panitia Porseni MI, Musadad mengatakan, tari Mina Politan tersebut disiapkan panitia sebagai tari pembuka pada Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Ibtidaiyah (Porseni MI) Tingkat Jawa Tengah yang akan digelar pada 2-5 November 2023 di Kendal.
"Porseni MI 2023 akan dilaksanakan tanggal 2-5 November 2023 dan diikuti oleh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dan pembukaannya akan digelar di Alun-alun Kendal," terangnya.
Menurutnya, tari Mina Politan mencerminkan kehidupan warga pesisir yang mata pencahariannya adalah mencari ikan. Tari tersebut akan dibawakan 1.180 siswa-siswi MI di Kabupaten Kendal.
"Awalnya kita melatih para guru, terus guru menularkan kepada muridnya. Latihannya sudah dilakukan sejak April 2023. Ini untuk pembukaan Porseni MI," ungkap Musadad.
Ia menerangkan, pada Porseni MI 2023 tingkat Jawa Tengah tersebut, berbagai lomba yang digelar meliputi lomba rebana, atletik bola voli, bulu tangkis, pidato bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Arab, lomba tahfidz.
Baca juga: Kick Boxing Jateng Dulang Sembilan Emas, Loloskan 15 Fighter ke PON
"Harapannya melalui porseni ini adalah meningkatkan silaturahmi antar madrasah se-Jawa Tengah. Kemudian juga dapat meningkatkan atlet-atlet yang tengah kami kembangkan. Juga meningkatkan kompetensi seni pada anak," tandasnya.
Ervina Handayani pencipta Tari Mina Politan menerangkan, tari tersebut tersebut terinspirasi dari Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Dimana mayoritas warganya berprofesi sebagai petani ikan.
"Jadi kita itu rata-rata masyarakat pesisir, dan didalam tarian ini menonjolkan caping dan seser (serok ikan) yang identik dengan orang yang sedang mencari ikan," terang Ervina. (Anik)