Kickboxer Jateng Aziz Calim, Berjuang Melawan Infeksi Paru-paru Sebelum Juara SEA Games 2023

Kamis, 1 Juni 2023 12:57
Abdul Aziz Calim

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Seseorang baru menemukan fajar setelah melewati malam yang panjang. Kiasan tersebut rasanya pas menggambarkan pada sosok Abdul Aziz Calim, atlet kickboxer Jawa Tengah yang turut menyumbangkan medali emas kelas -63 kg putra untuk Indonesia di kancah SEA Games Kamboja 2023 lalu.

Ya, Aziz harus melewati jalan berliku untuk untuk menggapai supremasi tertinggi pada multievent Asia Tenggara itu. Mulai dari gagal pelatnas SEAG 2019, sehingga mengalami infeksi paru-paru yang membuatnya batuk darah di Kyrgyzstan ketika menjalani training center.

Fighter kelahiran Jeddah (Arab Saudi), 10 Oktober 1997 itu jatuh sakit saat TC di Kyrgyzstan selama sebulan penuh. Dia mengalami batuk darah akibatnya dinginnya suhu udara di negara tersebut.

‘’Saya kena infeksi paru akibat udara dingin. Saya batuk terus nggak hilang-hilang sampai dua minggu yang bikin istirahat latihan. Tapi juga berjuang untuk sembuh,’’ ujarnya saat ditemui usai menerima tambahan uang saku dari Gubernur Ganjar Pranowo di Kantor Disporapar Jateng, Semarang, baru-baru ini.

Aziz berkisah, saat itu sebenarnya dirinya belum pulih benar ketika tampil di SEA Games Kamboja. Namun tempaan keras selama Pelatnas membentuknya menjadi sosok atlet tangguh, tidak cengeng.

Di final pada nomor kick light 63 yang berlangsung di Elephant Hall 1 Morodok Techo National Stadium, Aziz mampu menyabet emas setelah menundukkan atlet Vietnam, Hau Tran Minh.

‘’Jujur saja di laga puncak, balik ke corner (pojok ring), saya masih batuk-batuk. Tapi saya berpikir laga final berarti tinggal selangkah lagi juara, maka saya all out menuntaskan pertandingan. Syukurlah akhirnya saya bisa meraih emas,’’ putra kedua pasangan Mario Calim yang asli Filipina dan Sari Kiswanti dari Sukoharjo.

Perjalanan Aziz sebagai atlet beladiri, dimulai dari cabang karate aliran shotokan. Bertahun-tahun dia mengikuti kejuaraan karate di Filipina. Sampai suatu ketika dia merasakan titik jenuh. Hingga saudara ayahnya menyarankan dia ‘berubah haluan’ menjadi petinju dengan harapan bisa mengikuti jejak karier kesuksesan juara dunia Manny Pacquiao.

Saat dibawa ibunya pulang Jateng mimpinya menjadi petinju menyala, dan terdamparlah dia di Han Academy Solo, pusat pembinaan Mix Martial Art (MMA). Namun ternyata dia merasa kurang berbakat di dunia tinju. Oleh pembinanya, Yohan Mulia Legowo, diarahkanlah ke kickboxing dan beberapa kali merasakan aroma pertarungan di One Pride MMA.

Sebagai atlet kickboxing, Aziz memang berobsesi menjadi atlet nasional. Dia pernah mengikuti seleknas SEA Games Vietnam Mei 2022 namun kandas. Kegagalannya tak membuatnya menyerah. Dia bangkit hingga akhirnya Indonesia memanggilnya untuk memperkuat timnas SEA Games Kamboja.

 Atlet Dunia

Apa saja impian Aziz? Dia berharap, suatu ketika ingin mengikuti event level kelas Asia dan Dunia dan menjadi champion untuk Indonesia.

Dia menilai, pembinaan kickboxing di Jateng di bawah kepemimpinan Eko Firli cukup bagus. Aziz merasa mendapatkan support pelatihan dengan baik.

‘’Saya juga pantas berterima kasih kepada orang berpengaruh dalam hidup, yaitu orangtua,  keluarga saya, headcoach saya Yohan Mulia Legowo dan pelatih - pelatih lain, sparring partner saya serta seseorang yang spesial yang selalu menemani saya sampai di titik ini dan selalu support untuk mendoakan saya,’’ bebernya.

Di PON 2024, dia juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan yang terbaik bagi Jateng. Dia siap bekerja keras untuk menyumbangkan emas.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Kick Boxing Indonesia(KBI) Jateng Eko Firli menyebut, prestasi  yang ditorehkan Abdul Aziz di SEA Games sangat membanggakan bagi Jateng. Pencapaiannya, kata dia, mendongkrak distribusi medali emas Jateng untuk Indonesia pada event tersebut.

Menurut Eko, capaian Aziz juga bisa menginspirasi semua atlet kickboxing, sehingga diharapkan bisa meneruskan trend positif prestasi kickboxing Jateng khususnya pada PON Aceh-Sumut kelak.

‘’Kami berharap kita mampu berbicara banyak dengan modal yang kita punya saat ini. Meskipun peta kekuatan dan persaingan dengan provinsi  lain saat ini sangat kompetitif, kami optimistis Jateng mampu bersaing,’’ tandasnya.

Dia menandaskan, Pengprov KBI berusaha semaksimal mungkin mendukung eluruh atlet KBI.  Untuk Abdul Aziz dan dua fighter lain yaitu Firman Muharram Syach (peraih perak SEA Games 2023) serta Alfiandi saat ini memang menjadi perhatian khusus. ‘’Kami support full mereka, termasuk para atlet yang kelak diproyeksikan tampil di PON 2024,’’ pungkasnya. (Aji)

Berita Terkini