Helo Indonesia

Orangtua Benteng Pertama Pencegahan Keberutalan Para Remaja

Annisa Egaleonita - Opini
Kamis, 19 Desember 2024 13:23
    Bagikan  
Orangtua Benteng Pertama Pencegahan Keberutalan Para Remaja
Helo Lampung

Ketua Komunitas Minat Baca Indonesia (KMBI) Lampung Gunawan Handoko

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -

Oleh Gunawan Handoko*

AKSI kekerasan yang memakan korban jiwa para pelajar terus saja berulang, khususnya di Kota Bandarlampung. Meski pihak Kepolisian sudah melakukan upaya pencegahan, namun kasus kekerasan tidak kunjung berkurang, bahkan semakin meningkat.

Aksi kekerasan digunakan oleh para pelaku sebagai media untuk mengekspresikan emosinya secara brutal di luar batas perikemanusiaan.

Seperti yang dialami seorang pelajar Predi Saputra, tanpa ada sebab musabab yang jelas, tiba-tiba diserang sekelompok geng motor secara membabi buta dengan menggunakan senjata clurit hingga meninggal dunia.

Terkait meningkatnya tindak kekerasan, masyarakat tidak bisa serta merta menyalahkan pihak Kepolisian yang dianggap lalai atau kecolongan.

Karena sesungguhnya ada beberapa yang dapat mempengaruhi kekerasan, seperti faktor keluarga, faktor psikologis, faktor lingkungan dan pergaulan. Dari beberapa faktor tersebut justru faktor keluarga sebagai penyebab utama.

Kurangnya perhatian orangtua dengan membiarkan anaknya keluar malam tanpa tujuan yang jelas menjadi faktor munculnya kekerasan. Mestinya orangtua melakukan pengawasan secara intensif, dengan siapa mereka bergaul dan apa saja yang mereka lakukan di luar rumah dan diluar sekolah.

Hampir semua pelaku tindak kekerasan masih berstatus sebagai pelajar, maka pihak sekolah harus mengambil peran sesuai fungsinya sebagai rumah kedua bagi anak. Sekolah tidak bisa lepas tanggungjawab walaupun peristiwa yang terjadi diluar sekolah.

Boleh jadi ada sistem pembelajaran yang membuat para siswa tidak patuh atau bersikap abai terhadap sekolah. Maka sekolah juga perlu melakukan evaluasi terhadap proses belajar mengajar yang diterapkan agar siswa menjadi jera.

* Mantan pengurus KOMNAS Perlindungan Anak Provinsi Lampung
*