CATATAN I MUZZAMIL
LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Provinsi Lampung tercatat sebagai daerah yang termasuk masih rendah partisipasi anak usia sekolahnya dari semua jenjang pendidikan mulai SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Hal ini terungkap dari data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Desember 2024.
Lampung merupakan provinsi berpopulasi terpadat ke-2 di Sumatera dan ke-8 nasional: 9,41 juta jiwa. Namun, angka partisipasi kasarnya (APK), yakni perbandingan antara jumlah penduduk yang sekolah (siswa) dengan anak usia sekolah masih tinggi.
Padahal, keberhasilan pembangunan ditentukan SDM yang berkualitas, pendidikan kuncinya. Terakses pendidikan, ujar mandat konstitusi, mutlak bagian hak warga negara sebagaimana dalam Alenia IV Pembukaan UUD 1945 'mencerdaskan kehidupan bangsa'.
Dan, Pasal 31 Batang Tubuh UUD 1945. "Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan." (ayat 1) "Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya." (ayat 2)
Untuk tahu seberapa banyak warga yang memanfaatkan fasilitas pendidikan, dapat dilihat dari persentase penduduk menurut partisipasi sekolah lewat indikator Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Partisipasi Kasar (APK), dan Angka Partisipasi Murni (APM).
ANGKA PARTISIPASI KASAR (APK)
SD
Berdasarkan data BPS, APK Lampung masuk peringkat 25/26 dengan catatan terdapat dua provinsi yakni Nangroe Aceh Darussalam dan Papua Barat yang sama skor. Lampung beda tipis dibawah Sulawesi Barat, di atas Bali dan Papua Selatan. Buncit, Lampung bertengger di urutan ke-10 dari 10 provinsi se-Sumatera.
SMP
Disini, Lampung peringkat 22, beda tipis di bawah Papua Barat dan Jawa Tengah, diatas Sulawesi Tengah dan Kalimantan Selatan. Se-Sumatera, Lampung urutan ke-7 dari 10 provinsi, di bawah Sumatera Utara, di atas Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sumatera Selatan.
SMA
Lampung peringkat 19, beda tipis di bawah Gorontalo, di atas Nusa Tenggara Timur. Se-Sumatera, Lampung urutan ke-6 dari 10 provinsi, di bawah Sumatera Barat, di atas Riau dan Kepulauan Riau.
PERGURUAN TINGGI
Di sini, Lampung berada di peringkat 35, beda dua poin dibawah Kalimantan Barat, diatas Kepulauan Bangka Belitung. Lampung urutan ke-9 dari 10 provinsi se-Sumatera, dibawah Sumatera Selatan, diatas Kepulauan Bangka Belitung.
DATA URUTAN APK
Mengacu jenjang, ada APK SD, APK SMP, APK SMA, APK Perguruan Tinggi, termasuk pendidikan non formal (paket A setara SD/MI, paket B setara SMP/MTs, paket C setara SMA/SMK/MA).
Statistik BPS untuk menunjukkan berapa besar umumnya tingkat partisipasi penduduk pada suatu tingkat pendidikan; menunjukkan berapa besar kapasitas sistem pendidikan bisa dapat menampung siswa dari kelompok usia sekolah tertentu.
Sebagai pelengkap indikator Angka Partisipasi Murni, hingga dapat ditunjukkan besarnya penduduk bersekolah pada suatu jenjang namun usianya belum mencukupi atau bahkan melebihi dari usia sekolah yang seharusnya.
Makin tinggi APM, makin banyak anak usia sekolah bersekolah sesuai usia resmi di jenjang pendidikan tertentu. Nilai idealnya, 100 persen. Kegunaan APM untuk mengetahui banyaknya anak usia sekolah yang bersekolah pada jenjang yang sesuai.
APK SD
Berikut data APK SD 2024 dari 38 provinsi di Indonesia, berurutan tertinggi-terendah:
1. Nusa Tenggara Timur 110,58
2. Kalimantan Barat 109,71
3. Nangroe Aceh Darussalam 108,57
4. Papua Barat 108,57
5. Sumatera Utara 108,11
6. Papua Barat Daya 108,03
7. Sumatera Barat 107,74
8. Maluku 107,62
9. Riau 107,47
10. Sumatera Selatan 107,41
11. Sulawesi Tenggara 107,33
12. Sulawesi Utara 107,21
13. Bengkulu 107,16
14. Jambi 107,13
15. Banten 107,04.
16. Maluku Utara 106,94
17. Kepulauan Bangka Belitung 106,47
18. Kalimantan Tengah 106,34
19. Sulawesi Selatan 105,98
20. Nusa Tenggara Barat 105,80
21. Kepulauan Riau 105,55
22. Gorontalo 105,52
23. Kalimantan Selatan 105,32
24. Kalimantan Timur 105,31
25. Sulawesi Barat 104,78.
26. Lampung 104,60
27. Bali 104,51
28. Papua Selatan 104,01
29. Jawa Tengah 103,86
30. Papua 103,25
31. Kalimantan Utara 103,23
32. Sulawesi Tengah 103,16
33. Jawa Barat 102,99
34. Jawa Timur 102,54
35. Daerah Khusus Jakarta 102,49
36. DI Yogyakarta 102,11
37. Papua Pegunungan 80,98
38. Papua Tengah 74,02.
Dari data ini, Lampung peringkat 25/26 dengan catatan terdapat dua provinsi yakni Nangroe Aceh Darussalam dan Papua Barat yang sama skor. Lampung beda tipis dibawah Sulawesi Barat, diatas Bali dan Papua Selatan. Buncit, Lampung bertengger di urutan ke-10 dari 10 provinsi se-Sumatera.
APK SMP
Berikut data APK SMP 2024 dari 38 provinsi di Indonesia berurutan tertinggi-terendah:
1. Papua 100,21
2. Daerah Khusus Jakarta 98,63
3. DI Yogyakarta 98,43
4. Kalimantan Utara 96,35
5. Sumatera Barat 96,24
6. Jawa Barat 95,60
7. Bali 95,25
8. Nangroe Aceh Darussalam 94,30
9. Jawa Timur 93,89
10. Banten 93,32
11. Kepulauan Riau 92,82
12. Riau 92,63
13. Papua Barat Daya 92,48
14. Maluku Utara 92,44
15. Nusa Tenggara Barat 92,28
16. Bengkulu 92,24
17. Sumatera Utara 91,79
18. Nusa Tenggara Timur 91,73
19. Kalimantan Timur 91,72
20. Papua Barat 90,92
21. Jawa Tengah 90,89
22. Lampung 90,85
23. Sulawesi Tengah 90,64
24. Kalimantan Selatan 90,22
25. Jambi 89,97
26. Sulawesi Utara 89,45
27. Maluku 88,79
28. Kepulauan Bangka Belitung 88,74
29. Kalimantan Tengah 88,28
30. Sulawesi Selatan 86,57
31. Sulawesi Tenggara 85,61
32. Sumatera Selatan 85,46
33. Kalimantan Barat 83,94
34. Papua Selatan 82,56
35. Gorontalo 82,15
36. Sulawesi Barat 82,07
37. Papua Tengah 76,94
38. Papua Pegunungan 76,56.
Disini, Lampung di peringkat 22, beda tipis dibawah Papua Barat dan Jawa Tengah, diatas Sulawesi Tengah dan Kalimantan Selatan.
Se-Sumatera, Lampung urutan ke-7 dari 10 provinsi, dibawah Sumatera Utara, diatas Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sumatera Selatan.
APK SMA
Berikut data APK SMA 2024 dari 38 provinsi di Indonesia berurutan tertinggi-terendah:
1. Kalimantan Timur 98,75
2. Papua Barat Daya 98,09
3. Sumatera Utara 97,43
4. Bengkulu 97,41
5. Nangroe Aceh Darussalam 96,60
6. Maluku 95,86
7. Nusa Tenggara Barat 95,79
8. Kepulauan Riau 95,73
9. Kalimantan Utara 95,36
10. Bali 94,16
11. Sumatera Barat 93,65
12. Papua Barat 93,26
13. Papua 92,15
14. DI Yogyakarta 91,88
15. Sulawesi Tenggara 91,83
16. Maluku Utara 91,01
17. Sulawesi Selatan 90,49
18. Gorontalo 89,80
19. Lampung 89,54
20. Nusa Tenggara Timur: 89,20
21. Jawa Timur 88,67
22. Jawa Tengah 88,54
23. Sulawesi Tengah 88,39
24. Riau 87,69
25. Kepulauan Bangka Belitung 87,02
26. Kalimantan Barat 86,33
27. Kalimantan Tengah 86,17
28. Sulawesi Utara 86,12
29. Sulawesi Barat 86,07
30. Sumatera Selatan 85,20
31. Jambi 85,18
32. Kalimantan Selatan 82,17
33. Jawa Barat 80,56
34. Papua Selatan 80,28
35. Banten 79,42
36. Daerah Khusus Jakarta 78,52
37. Papua Pegunungan 64,27
38. Papua Tengah 53,66.
Di sini, Lampung di peringkat 19, beda tipis dibawah Gorontalo, diatas Nusa Tenggara Timur. Se-Sumatera, Lampung: urutan ke-6 dari 10 provinsi, dibawah Sumatera Barat, diatas Riau dan Kepulauan Riau.
APK PERGURUAN TINGGI
APK PT ialah perbandingan jumlah penduduk yang sedang bersekolah di perguruan tinggi dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat usia sekolah di perguruan tinggi.
APK PT ini salah satu indikator pendidikan yang diatensi dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) 2030.
Harus diakui, secara nasional rerata APK PT di Indonesia masih rendah dan belum mencapai target nasional. Nilai APK PT di setiap provinsi juga beda-beda, penanda adanya perbedaan karakteristik dari daerah ke daerah.
Dengan catatan, kelompok umur perguruan tinggi yang digunakan adalah 19-23 tahun, berikut data APK PT 2024 dari 38 provinsi di Indonesia berurutan tertinggi-terendah:
1. DI Yogyakarta 73,90
2. Maluku 47,91
3. Sumatera Barat 43,29
4. Sulawesi Tenggara 42,95
5. Nangroe Aceh Darussalam 42,48
6. Maluku Utara 42,22
7. Daerah Khusus Jakarta 41,98
8. Sulawesi Selatan 41,83
9. Sulawesi Tengah 40,38
10. Kalimantan Timur 40,03
11. Bali 38,15
12. Bengkulu 37,79
13. Papua Barat Daya 36,71
14. Gorontalo 35,68
15. Papua 35,63
16. Riau 34,86
17. Nusa Tenggara Barat 34,80
18. Sulawesi Utara 34,75
19. Banten 32,40
20. Jambi 31,89
21. Jawa Timur 31,85
22. Sumatera Utara 31,63
23. Nusa Tenggara Timur 31,47
24. Kepulauan Riau 30,48
25. Sulawesi Barat 30,41
26. Kalimantan Selatan 28,06
27. Kalimantan Utara 27,98
28. Papua Barat 27,52
29. Kalimantan Tengah 27,49
30. Jawa Barat 27,21
31. Sumatera Selatan 26,41
32. Jawa Tengah 26,37
33. Papua Selatan 25,07
34. Kalimantan Barat 24,99
35. Lampung 22,29
36. Kepulauan Bangka Belitung 20,14
37. Papua Tengah 15,45
38. Papua Pegunungan 12,23.
Di sini, Lampung berada di peringkat 35, beda dua poin dibawah Kalimantan Barat, diatas Kepulauan Bangka Belitung. Lampung urutan ke-9 dari 10 provinsi se-Sumatera, dibawah Sumatera Selatan, diatas Kepulauan Bangka Belitung.
Per rangkum, capaian APK jenjang pendidikan Indonesia tahun 2024 ialah APK SD di 104,82, APK SMP 92,21, APK SMA 87,29, APK PT 32,00.
CATATAN KAKI
Lampung, provinsi berpopulasi terpadat ke-2 di Sumatera dan ke-8 nasional, dengan 9,41 juta jiwa penduduk, menggurita PR raksasa rendahnya capaian APK total jenjang.
Ini bukan aib. Merujuk manajemen risiko, andai ini disebut tantangan, tinggal lagi strategi jitu mana yang hendak ditempuh guna meroketkan capaiannya di lima tahun mendatang (dengan catatan bagi APK PT per tenggat pencapaian TPB/SDGs di 2030).
Manajer risiko, mesti tepat jitu merangkai tantangan tersebutlah, sekaligus serta merta merubahnya menjadi peluang. (***)
* Tim Helo Indonesia
