Helo Indonesia

Paleng, Warga Segel Jalan Utama ke SMAN 1 Labuhanratu, Lamtim

2 jam 31 menit lalu
    Bagikan  
R
R

R - Warga dan pihak sekolah akhirnya membongkar segel setelah pihak Dinas setempat akhirnya sepakat menambah kuota

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Paleng, sekolah dan dinas tak mendengar aspirasi warga yang tiga anak tak lolos jalur domisili, warga sekitar sekolah akhirnya menyegel jalan utama menuju SMAN 1 di Dusun Pulau Sari, Desa Labuhanratu Induk, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).

Tak hanya sampai di situ, warga juga menyumbat sistem pembuangan air atau drainase dan penutupan akses menuju tempat ibadah sekolah. Masyarakat mengaku kecewa terhadap pihak sekolah dan stakehokder.

Warga menyegel jalan dengan kayu dan bambu lalu diberi dedaunan. Di tengah-tengahnya, warga memasang dua benner yang berisi peringatan.

Menurut warga, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) TA 2026/2027 tak transparan. Mereka sepakat sekolah seharusnya memprioritaskan warga sekitar sekolah. Kepala SMAN 1 Labuhanratu, Mulyadi mengatakan sekolah hanya bisa menerima 324 murid dari 430 pendaftar SPMB 2026.

Komposisi kuota penerimaan terdiri dari jalur domisili 30 persen, afirmasi 30 persen, prestasi 35 persen, dan mutasi 5 persen.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico mengatakan pihaknya menghormati aspirasi masyarakat. Namun, pelaksanaan SPMB telah mengacu pada Permen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 serta Juknis SPMB Provinsi Lampung.

Masyarakat menilai pihak panitia PPDB tidak adil. Sebab, secara geografis, jarak rumah ketiga calon siswa tersebut sudah sangat dekat dan memenuhi kriteria aturan penerimaan jalur zonasi.

Merasa hak anak-anak mereka dikebiri di atas tanah mereka sendiri, warga sepakat mengambil tindakan ekstrem: boikot fasilitas ini sejak Kamis (16/7/2026).

Sebelumnya, warga juga protes adanya seorang bocah yang selisih tembok tak masuk jalur domisili SPMB SMAN 1 Terbanggibesar (Terbingkar), Sejumlah nama siswa dil uar rayon. (HBM)