Oleh Herman Batin Mangku*
MASYARAKAT Lampung menunggu siapa yang bakal dipilih Presiden Prabowo sebagai sekretaris Daerah Provinsi Lampung: Anang Risgiyanto, Marindo Kurniawan, atau Slamet Riadi. Ketiganya sama-sama lolos seleksi dari sembilan peminat, lima besar, hingga tiga pilihan ini.
Saya tak punya pilihan, dari ketiganya, hanya Slamet Riadi yang pernah diperkenalkan teman sesama wartawan. Anang Risgiyanto dan Marindo Kurniawan, saya belum pernah ketemu. Ajakan ngopi Marindo, tak jadi mungkin terbentur bulan puasa Ramadan 1446 H.
Tak masalah, yang penting, Lampung kelak memiliki sekretaris Daerah Provinsi Lampung yang bagus buat mendampingi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal alias Iyay Mirza yang memiliki visi Lampung Maju, Indonesia Maju menuju Indonesia Emas.
Sekretariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) memiliki peran strategis dalam pemerintahan provinsi yang dibagi tiga besar: peran utama, pendukung, dan strategis.
Peran Utama
1. Pelayanan administratif kepala daerah dan perangkat lain,
2. Koordinator kegiatan SKPD,
3. Piawai dalam pengelolaan aset dan sumber daya lainnya.
Peran Pendukung
1. Pembuatan Kebijakan.
Membantu Gubernur dalam membuat kebijakan dan peraturan daerah.
2. Pengawasan
Mengawasi pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah provinsi.
3. Komunikasi.
Mengkomunikasikan kebijakan dan program pemerintah provinsi kepada masyarakat dan perangkat daerah lainnya.
Peran Strategis
1. Perencanaan
Membantu Gubernur dalam membuat rencana strategis pembangunan provinsi.
2. Pengembangan
Mengembangkan kemampuan dan kapasitas perangkat daerah dan SKPD.
3. Kerja Sama
Membangun kerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah lainnya, dan stakeholder lainnya.
Dengan demikian, Sekdaprov memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemerintah Provinsi Lampung yang saat ini dinahkodai Iyay Mirza hingga tahun 2030.
Bukan menampikan seabrek peran tersebut, saya coba tarik dua peran dalam situasi Indonesia saat ini, yakni (1) piawai dalam pengelolaan aset dan sumber daya dan (2) memiliki kemampuan pendukung mengkomunikasikan kebijakan dan program pemerintah kepada masyarakat dan perangkat daerah lainnya.
Kenapa menurut saya kedua peran itu penting? Lampung mau tidak mau terimbas kondisi ekonomi nasional yang tidak baik-baik saja. Presiden Prabowo dari awal sudah memutuskan efisiensi buat meredam suhu keuangan yang lagi darah tinggi.
Komunikasi juga sangat penting di era digitalisasi dan transparansi saat ini. Iyay Mirza yang ramah perlu diimbangin sosok sekdaprov yang komunikatif setelah sebelumnya situasi kepemimpinan agak tegang-tegang sedap sehingga situasi jadi kerap jantungan.
Kedua hal ini setidaknya menjawab pertanyaan kenapa harus Marindo? Soal komunikasi, sosok pemimpin muda ini termasuk kategori media darling di Provinsi Lampung. Saat semakin banyak pejabat alergi dengan war tawaran, dirinya malah mendekat. "Sekelek semua, kita saudara, jabatan hanya amanah," katanya ngeles.
Ini yang penting, piawai dalam pengelolaan aset dan sumber daya. Untuk satu ini, Marindo sudah pantas naik kelas dari Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung diberi kepercayaan lebih tinggi.
Dia sudah sukses mengantarkan Pemprov Lampung meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak 10 kali berturut-turut. Hal ini mencerminkan keberhasilannya dalam mengelola keuangan daerah secara akuntabel dan tepat guna.
Pas pula, Marindo baru-baru ini menyelesaikan gelar doktor bidang ekonomi dari Universitas Lampung. Penelitiannya menyoroti pengaruh kepercayaan terhadap pemerintah dalam kepatuhan wajib pajak di beberapa provinsi di Indonesia.
Kerenkan? Tapi, setelah melalui serentetan tes kompetensi dari Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, pilihan ada di tangan Presiden Prabowo Subianto lewat Iyay Mirza dan rekomendasi Mendagri Tito Karnavian.
Cocok juga, Presiden Prabowo lagi suka dengan anak muda maju memimpin negeri. Di Lampung, sudah muncul pemimpin-pemimpin muda, mulai dari gubernur, wakil gubernur, hingga ketua DPRD Lampung. Sefrekuensi jika sekalian saja sekdaprov Lampung seumuran mereka dan itu Marindo.
Selamat berpuasa, tabik pun.
* Pimred Club
-
