Helo Indonesia

Selalu Cek Sistem Pendingin Mesin, Ini 7 Penyebab Terjadinya Overheat Pada Mobil

M. Haikal - Teknologi -> Otomotif
Selasa, 30 Januari 2024 21:57
    Bagikan  
Pendingin Mesin
Foto: tangkapan layar

Pendingin Mesin - Salah satu penyebab paling umum overheating adalah kurangnya cairan pendingin dalam sistem. Kondisi ini bisa disebabkan terjadinya kebocoran, penggunaan cairan pendingin yang tak sesuai, atau ada penyumbatan di radiator.

HELOINDONESIA.COM - Punya kendaraan roda empat, tentu saja harus rajin melakukan perawatan.

Terutama mereka yang memiliki kendaraan yang sudah berumur.

Biasanya, mobil yang sudah berusia lebih dari lima tahun bakal membutuhkan biaya besar.

Dengan umur segitu, perawatan mobil meskipun itu rutin, pasti ada saja part yang harus diganti.

Tak hanya mobil yang sudah berusia saja bisa mengalami masalah.

Kendaraan dengan mobilitas tinggi pun bisa menghadapi berbagai kendala.

Baca juga: Menggunakan OCB utk menjawab Tantangan AI

Salah satu mobil yang sudah berumur lebih di atas 5 tahun atau mobil tua, mudah terkena masalah overheat.

Overheat atau kelebihan panas pada mobil terjadi akibat eror di sistem pendingin mesin.

Sistem pendingin ini berfungsi menjaga suhu mesin agar tetap dalam kisaran aman.

Jika mesin mengalami overheating dapat menyebabkan kerusakan serius pada beberapa komponen mesin.

Dengan panas melebihi kondisi normal, biasanya mulai dirasakan pada ruang kabin kendaraan.

Pendingin AC tidak berjalan normal, ruang kendaraan juga panas.

Selain itu, temperatur suhu juga bergerak naik meelebihi batas yang disarankan.

Baca juga: Survei LSI Denny JA 02 Menang 1 Putaran, TKD 02 Lampung Makin Semangat Kejar 75 Persen Suara

Ketika terjadi hal demikian, maka lebih baik menurunkan kecepatan, matikan AC dan meminggirkan kendaraan hingga ke tempat yang aman.

Kalau Anda tak mengerti mesin kendaraan, lebih baik meminta pertolongan pada orang sekitar atau menelepon bengkel terdekat.

Karena itu, untuk menghindari agar kendaraan kesayangan tak mengalami masalah itu, Anda perlu mengetahui beberapa penyebab umum overheat pada mobil:

Pertama, kurangnya cairan pendingin.

Salah satu penyebab paling umum overheating adalah kurangnya cairan pendingin dalam sistem. Kondisi ini bisa disebabkan terjadinya kebocoran, penggunaan cairan pendingin yang tak sesuai, atau ada penyumbatan di radiator.

Kedua, kipas radiator tak berfungsi dengan baik, bahkan kondisinya mati.

Baca juga: Tingkatkan Kepuasan Pelanggan dan Kepercayaan Masyarakat, Ini Pentingnya Uji Kelayakan Produk Halal

Kipas radiator bertugas untuk mendinginkan cairan pendingin saat melewati radiator.

Jika kipas tidak berfungsi dengan baik, atau jika saklar kipas rusak, suhu mesin dapat meningkat.

Ketiga, part thermostat bermasalah.

Thermostat adalah komponen yang mengatur aliran cairan pendingin ke radiator. Jika thermostat tidak berfungsi dengan benar, bisa terjadi masalah aliran cairan yang mengakibatkan overheating.

Penulis pernah melakukan cara cek thermostat sendiri dengan cara dicopot dan direbus dalam air. Bila bisa otomatis tertutup dan suhu panas tinggi terbuka, berarti part ini tak bermasalah.

Baca juga: Jadi Tempat Introspeksi Diri, Museum Sewu Rai di Sidoharjo Wonogiri Sajikan Seribu Topeng Nuansa Jepang

Keempat, Pompa air juga menjadi bagian penting agar cairan pendingin dalam sistem bisa berfungsi dengan baik.

Jika pompa air mengalami kerusakan atau kegagalan, sirkulasi cairan pendingin bisa terhambat, menyebabkan overheating.

Kelima, jangan salah ketika memilih minyak pelumas mesin. Minyak mesin yang terlalu kental atau kotor dapat meningkatkan gesekan di dalam mesin dan menyebabkan peningkatan suhu. Pastikan minyak mesin selalu bersih dan memiliki viskositas yang sesuai.

Keenam, Head gasket rusak sehingga menyebabkan bocor antara ruang bakar dan saluran pendinginan, kemudian terjadilah overheating.

Baca juga: Daftar Harga Laher Motor Semua Merek

Ketujuh, mengangkut beban berlebihan atau menggunakan mobil di kondisi berat ternyata juga dapat meningkatkan suhu mesin.

Mesin dipaksa untuk memacu dengan mengangkut beban yang tidak disarankan pabrikan.