HELOINDONESIA.COM - Pernahkah Sobat mengalami mobil yang tiba-tiba mogok karena aki-nya soak alias habis daya? Kendala seperti ini sering terjadi pada mobil yang sudah berumur atau mungkin karena kita lupa mematikan lampu saat meninggalkan mobil.
Namun, jangan panik! Ada solusi yang sederhana untuk mengatasi masalah ini, yaitu dengan melakukan jumper aki mobil. Pada artikel kali ini, saya akan membagikan cara jumper aki mobil yang mudah dan aman. Yuk, kita bahas bersama-sama.
1. Persiapkan Mobil yang Sejenis
Langkah pertama dalam jumper aki mobil adalah menyiapkan mobil yang sejenis. Sobat harus mencari mobil lain dengan tipe yang sama atau minimal memiliki kapasitas aki yang sebanding. Mengapa demikian? Karena jika Sobat menggunakan mobil dengan kapasitas aki yang terlalu rendah, aki mobil tersebut mungkin juga tidak akan mampu untuk melakukan jumper.
Setelah menemukan mobil yang cocok, letakkan kedua mobil secara berdampingan dan pastikan keduanya dalam posisi parkir dengan engine mati. Jangan lupa untuk mengaktifkan rem tangan pada kedua mobil. Hal ini penting agar mobil tidak bergerak saat proses jumper berlangsung.
2. Perhatikan Kutub Terminal
Saat Sobat mengutak-atik aki mobil, penting untuk selalu memperhatikan kutub terminal. Kutub terminal terdiri dari kutub positif (tanda +) yang berwarna merah dan kutub negatif (tanda -) yang berwarna hitam. Pastikan kedua mobil sudah dalam keadaan mati dan nyala lampu atau perangkat elektronik lainnya sudah dimatikan.
Ketika terhubung dengan jumper cable, pastikan untuk selalu menghubungkan kabel positif ke kutub positif aki yang rusak terlebih dahulu, baru kemudian menghubungkan kabel negatif pada kutub negatif aki yang baik. Jangan sampai terbalik, karena akan berisiko membuat aki rusak atau malah bahkan terjadinya korsleting pada saat menghubungkan kabel jumper.
Jadi, ingat ya, selalu perhatikan dengan saksama kutub-kutub terminal saat melakukan jumper aki mobil!
Baca juga: Liburan Tahun Baru, Mobil Warga Tanggamus Terbakar Dekat Mall Transmart
3. Proses Jumper Aki Mobil
Selanjutnya, kita akan membahas tentang proses melakukan jumper aki mobil. Setelah menghubungkan kabel positif dan kabel negatif dari jumper cable pada kedua aki mobil, saatnya menyalakan mesin pada mobil yang membantu (yang aki-nya masih baik).
Biarkan mesin mobil tersebut menyala selama beberapa menit untuk memberikan daya pada aki mobil yang mengalami masalah. Sesudah itu, cobalah untuk menyalakan mesin mobil yang memiliki aki soak tadi. Jika mobil hidup, tetapkan pengaturan Maxwell pada RPM yang tinggi agar aki mobil yang rusak tersebut dapat terisi dengan baik.
Setelah menghidupkan mesin pada mobil yang mengalami soak, tunggulah beberapa saat sampai aki mobil tersebut terisi. Penting bagi Sobat untuk ingat bahwa ketika engkol mesin diangkat, matikan mesin mobil yang digunakan membantu tersebut terlebih dahulu sebelum mencopot jumper cable. Jangan sampai jumper cable terlepas terlebih dahulu dan memicu korsleting yang dapat merusak mobil.
4. Tunggu Pengisian Tenaga
Jangan terburu-buru mencopot jumper cable setelah mobil yang mengalami soak sudah berhasil dinyalakan. Berikan waktu beberapa menit agar aki mobil tersebut terisi dengan baik dan mendapatkan daya yang cukup. Proses pengisian tenaga ini penting untuk membuat aki mobil kembali normal dan mampu menghidupkan mesin secara mandiri.
Jika Sobat mencopot jumper cable terlalu cepat, aki mobil soak tersebut mungkin akan kembali mati dan mengalami masalah yang sama. Oleh karena itu, di sini jangan lupa untuk membersihkan kutub terminal dari kotoran atau korosi menggunakan sikat baja agar konektivitas listrik tetap optimal.
Itulah cara jumper aki mobil yang dapat Sobat lakukan dengan aman. Ingat selalu untuk mengutak-atik aki mobil dengan hati-hati dan teliti. Lebih baik mencegah daripada memperbaiki, jadi pastikan untuk mematikan semua lampu dan perangkat elektronik saat meninggalkan mobil. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu Sobat jika mengalami masalah serupa di masa depan. Selamat mencoba dan stay safe.