✕

Terjatuh saat Perbaiki Pompa, Pria di Jepara Berhasil Dievakuasi Selamat dari Sumur 17 Meter

Sabtu, 7 November 2026 08:44
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi tukang servis pompa yang jatuh ke sumur di Jepara

JEPARA, HELOINDONESIA.COM - Niat hati memperbaiki pompa air untuk mencari nafkah, Nurul Yaqin (50) justru mengalami insiden menegangkan. Pria paruh baya yang berprofesi sebagai tukang servis pompa air ini terjatuh ke dalam sumur sedalam 17 meter di Desa Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Jumat siang 6 November 2026.

Insiden bermula sekitar pukul 12.30 WIB ketika Nurul tengah memperbaiki pompa air di rumah orang tuanya. Dia berdiri di atas sebilah papan kayu sebagai pijakan di dalam sumur. Diduga tak kuat menahan beban, papan tersebut tiba-tiba patah, membuat korban langsung terperosok ke dasar sumur yang gelap dan dalam.

Baca juga: Edukasi Keamanan Pangan, Tim PkM Dosen FTP USM Bekali 40 Siswa SMKN 4 Kendal

Jeritan minta tolong dari dasar sumur seketika mengejutkan pihak keluarga. Beruntung, suara korban langsung dikenali. Menyadari anggota keluarga mereka terjebak di dalam sumur, keluarga bertindak sigap dengan menerangi dasar sumur menggunakan senter dan menjulurkan seutas tali tambang agar bisa diraih korban sebagai pegangan darurat sambil menunggu tim profesional datang.

Laporan cepat dari warga pada pukul 12.45 WIB langsung direspons oleh POS SAR Jepara. Satu tim rescue diterjunkan ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap, mulai dari peralatan SAR HART, Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), hingga gas detector untuk mengantisipasi gas beracun di dalam sumur.

Evakuasi 30 Menit yang Menegangkan

Berkat koordinasi yang solid antara POS SAR Jepara dan tim SAR gabungan, proses evakuasi yang memakan waktu sekitar 30 menit tersebut membuahkan hasil manis. Nurul Yaqin berhasil diangkat ke permukaan dalam keadaan selamat.

Baca juga: Ajak Kolaborasi 123 Kampus, Ahmad Luthfi Tunggu Pengabdian UGM di Jateng

Meski selamat, korban diduga mengalami cedera akibat benturan keras saat terjatuh. “Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis, terdapat dugaan cedera pada bagian panggul atau pelvis. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Kartini untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi.

Pihak Basarnas juga mengapresiasi kesigapan tim gabungan dan memberikan imbauan penting kepada masyarakat.
"Terima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah mengevakuasi korban dengan selamat. Dan kami menghimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan pekerjaan," pungkas Kamal. (Aji)

Berita Terkini