Helo Indonesia

Dua Remaja di Cirebon Nangis di Depan Ganjar, Curhat Penutupan TikTok Shop

Senin, 9 Oktober 2023 07:56
    Bagikan  
Dua Remaja di Cirebon Nangis di Depan Ganjar, Curhat Penutupan TikTok Shop

Remaja di Cirebon menangis di depan Ganjar Pranowo curhat jadi korban penutupan TikTok Shop

CIREBON, HELOINDONESIA.COM - Bakal calon presiden (bacapres) 2024, Ganjar Pranowo diadang dua remaja putri setelah turun dari panggung Cherbon Guyub di depan Balai Kota Cirebon, Minggu 8 Oktober 2023. Mereka curhat sambil menangis soal penutupan TikTok Shop.

Dua remaja putri yang diketahui bernama Layla dan Onit itu nekat menerobos kerumunan dan pengamanan sembari berteriak memanggil nama mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu, berkali-kali.

Baca juga: Bertemu Cucu Syekh Abdul Qadir Jailani, Ganjar Didoakan dan Diberi Amalan Khusus

"Pak Ganjar, tolong dengarkan kami, Pak," seru Onit.

Ganjar yang melihat itu, urung memasuki mobil dan bersedia mendengarkan curhatan keduanya. Onit dan Layla mengatupkan kedua telapak tangannya, menandakan bahwa mereka benar-benar memohon untuk didengarkan aspirasinya.

"Penutupan TikTok Shop itu berdampak kepada orang-orang seperti kami. Kami minta tolong pada Bapak," pintanya.


Korban PHK


Sementara itu, Layla menceritakan bahwa dirinya merupakan korban PHK yang terdampak dari penutupan platform TikTok Shop.

"Setelah ditutup, saya di PHK dari kerjaan yang biasanya jadi host produk kecantikan, Pak," katanya sembari menyeka air mata.

Keduanya meminta kepada Ganjar untuk memperhatikan nasib orang-orang yang serupa akibat penutupan TikTok Shop.

"Kami percaya Pak Ganjar bisa menyelesaikan ini," tuturnya.

Baca juga: Heli Water Bombing Didatangkan untuk Padamkan Titik Api TPA Jatibarang di Lokasi Sulit

Ganjar Pranowo mendengarkan satu per satu cerita dari Onit dan Layla. Menurutnya, regulasi yang dibuat mestinya berpihak kepada kepentingan negara dan masyarakat, terutama UMKM lokal.

"Kalau ada bisnis yang rusak dan membuat pasar tradisional sepi, maka kita akan melindungi rakyat kita. Regulasi itu berpihak pada rakyat kita," tandasnya.

Ganjar mendengarkan curhatan mereka, berjanji akan menyampaikan kepada pembuat regulasi agar mendengarkan keluhan orang-orang yang terdampak penutupan TikTok Shop.

Meski tidak lama, Onit dan Layla tampak cukup puas dengan jawaban Ganjar. Sebelum Ganjar pergi, Onit mengucapkan terima kasih berkali kali.

"Terima kasih Pak ganjar, sudah berkenan mendengarkan kami. Hati hati Pak jaga kesehatan ya Pak," ucapnya. (Aji)