LAMPUNG,HELOINDONESIA.COM -- ASN Samsat yang juga istri perwira pertama masih dirawat hingga Kamis pagi (12/10/2023) di RS Bhayangkara Polda Lampung. Ay sempat pingsan diduga gara-gara dicaci maki, kena damprat istri perwira soal pasokan rotinya di SPN Kemiling.
Menurut kerabat dekatnya yang enggan disebutkan identitasnya, pematiknya ketika Ay menagih pembayaran penjualan rotinya ke SPN Kemiling lewat istri perwira tinggi lainnya.
Mungkin tersinggung, istri perwira itu memaksa Ay menandatangi pelunasan tagihan rotinya senilai Rp17 juta dan tak diijinkan lagi mensuplai roti ke SPN Kemiling.
Baca juga: Ketua DMII Balam Mirza Ajak Doa Qunut Nazilah buat Warga Palestina
Mereka bertemu di Rumah Makan Bebek Belur, di Jl. Pramuka, Rajabasa, Kota Bandarlampung, Rabu (11/10/2023).
Ay menolak menerima dan menandatanganinya karena merasa berurusan dengan Koperasi.SPN, bukan dengan istri sang perwira. Sang istri perwira diduga meledak amarahnya sehingga mencaci maki Ay.
Kaget, Ay sempat tak sadarkan diri ketiga keluar dari rumah makan. Petugas parkir membantunya mengantarkan ke RS Bhyangkara yang tak jauh dari rumah makan. "Kemungkinan hari ini bisa pulang, kondisinya mulai stabil," kata kerabatnya.
Sejak bulan Maret 2023, Ay memasok roti ke Koperasi SPN Kemiling dengan pembayaran kes dan tempo. Selama kerja sama, tdak ada masalah antara ibu Ay dengan pihak Kantin SPN Kemiling. (HBM)
