Helo Indonesia

Nanda Indira Dendi Bersama Baznas Bedah Rumah Layak Sehat

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Jumat, 13 Oktober 2023 22:33
    Bagikan  
Nanda Indira Dendi Bersama Baznas Bedah Rumah Layak Sehat

Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi salurkan bantuan bedah rumah/Foto: Rama

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kabupaten setempat A. Hamid menyalurkan bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) kepada Zulyana (66) warga Desa Gunung Sugih Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran, Jumat (13/10/23).

Nanda mengatakan bantuan itu adalah dalam rangka memudahkan proses pembangunan rumah sehingga layak huni dan tidak membahayakan keselamatan. Bantuan itu berasal dari para wajib zakat terutama aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pesawaran yang harus disalurkan bagi mereka yang membutuhkan.

Istri Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona itu menambahkan, bantuan uang yang diberikan belum cukup untuk dapat merenovasi rumah warga tersebut.

Karenanya, Nanda berharap warga sekitar dapat bergotong royong membantu kedua warga agar rumah yang diperbaiki jauh lebih layak lagi.

Baca juga: Temu 42 Wadah Relawan Ganjar Pranowo se-Lampung

“Mari bantu saudara kita untuk meringankan bebannya, sehingga dapat mempererat kebersamaan dalam tali persaudaraan,” ujarnya.

Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran A. Hamid diwakili Wakil Ketua I Baznas Ustad Endang Khaidir mengatakan bantuan yang diberikan karena melihat rumah warga Desa Gunung Sugih Kecamatan Kedondong Zulyana sangat memprihatinkan.

Ia menuturkan tim Baznas Pesawaran turun langsung ke lapangan dan mendapati banyak bagian rumah yang perlu diperbaiki.

Dalam program bedah rumah itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Pemkab Pesawaran.

Baca juga: Breakthrough, Paralayang Jadi Alutsista Jebol Iron Dome Israel

Pemberian bantuan bedah rumah warga Desa Gunung Sugih di Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran itu mempertimbangkan faktor keamanan, keselamatan, dan kesehatan penghuninya.

“Kalau terlalu lama dibiarkan, kasihan warga ini, kita melihat kondisi bangunan rumah sudah tua, sewaktu-waktu dapat rusak ketika terjadi cuaca ekstrem,” pungkasnya. (Rama)