LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Hari kedua, Senin (18/3/2024), penangkapan harimau nihil alias zonk, Tim gabungan rencana turun gunung sore ini kelelahan akibat medan yang cukup ekstrim di dua posko pemantauan di Suoh, Kabupaten Lampung Barat.
Selanjutnya, pemeriksaan kandang jebak dipantau menggunakan drone agar menghemat tenaga personel tim yang dua hari di Posko Peratin Sumber Agung dan Posko Utama Hantatai.
Hasil pemeriksaan hari kedua Tim SKW III bersama personel TNI Kodim Lampung Barat, masyarakat dan anggota pawang memeriksa kandang jebak, pukul 10.30 WIB, tidak ada jejak harimau, kambing masih hidup.
Tim hanya menemukan jejak anjing liar di sekitar kandang. Tim inti perburuan ada 4 anggota Rescue Harimau Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor yang dipimpin Yuli. Dua pawang dari TSI dan Ciamis.
Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) tersebut diburu karena telah memangsa tiga petani, dua petani tewas dan satu luka. Warga yang berhasil lolos pada H-1 Ramadan, Senin (11/3/2024), dengan tubuh dan kepala sobek dicakar binatang buas tersebut.
Hari itu juga, seribuan warga yang berasal dari Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) membakar PPA Resort Suoh TNBBS Lampung Barat. Selain kantor ludes, 4 sepeda motor dan 1 sepeda motor roda tiga habis terbakar. (HBM)
-
