SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Organisasi Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Jawa Tengah yang telah lama vakum, kini direvitaliasi.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Jateng pun melakukan inisiasi dengan mengaktifkan kepengurusan IPKB lewat musyawarah di hotel Wimarion, Semarang, Rabu 21 Maret 2024.
Hasilnya, wartawan senior R Widiyartono yang sehari-sehari menjadi Pemred Suarabaru.id tersebut didapuk menjadi ketua IPKB Jateng untuk periode 2024. Pemilihan Widi-panggilan akrabnya--berlangsung secara demokratis di sela-sela acara ''Penguatan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting melalui Forum Jurnalis''.
Selain dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistia Ediningsih, acara ini menghadirkan Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS, Ketua Tim Program Siaran RRI Semarang Otok Indra Misliwantono, Ketua Umum Satupena Jateng yang juga mantan ketua IPKB Gunoto Saparie, serta Kepala LKBN Antara Jateng Teguh Imam Wibowo.
Kepala BKKBN Eka Sulistia Ediningsih berharap pengurus IPKB tidak hanya bertugas sebagai pewarta saja, tapi memberikan kontribusi dalampelaksanaan sejumlah program yang berkaitan dengan penurunan stunting dan Bangga Kencana yang merupakan akronim Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana, yang menjadi salah satu program unggulan dari BKKBN.
"Kepada pengurus IPKB Jateng yang baru saja terbentuk, saya ucapkan selamat. Harapan saya, pengurus tak hanya mendukung dalam pemberitaan tetapi bisa melakukan advokasi penurunan stunting dan program Bangga Kencana," katanya.
Eka optimistis berbekal sumber daya manusia yang dimiliki, IPKB Jateng bisa melakukan programnya, khususnya dalam memberikan masukan dan pengkajian terhadap persoalan kependudukan dan keluarga.
Spesialisasi
Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS dalam sambutannya mengatakan, adanya revitaliasi IPKB ini akan mendorong seorang wartawan memiliki spesialistik, yang memiliki ketajaman dan penguasaan materi saat menulis terkait kependudukan dan KB.
''PWI berpendapat IPKB itu sangat penting. Ini bukan sekadar faktor kesejarahan, tapi lebih penting adalah tuntutan ketika menyadari bahwa persoalan BKKBN ini sangat kompleks. Dalam sosialisasi cegah stunting misalnya, itu dibutuhkan seorang wartawan yang memiliki referensi dan pergaulan, pemahaman yang dalam tentang stunting,'' tambahnya.
Di bagian lain, Gunoto Saparie yang menjadi nara sumber forum itu mengatakan, IPKB merupakan salah satu mitra tertua dan utama BKKBN. Namun keberadaannya tergantung kebijakan individual Kepala BKKBN provinsi setempat.
''Hal ini karena karena IPKB tidak disebutkan secara eksplisit dalam perundangan yang ada. Berbeda dengan IPeKB (Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana) yang tersurat dalam Peraturan BKKBN,'' ujar penyair itu.
Sedangkan Teguh Imam Wibowo berpendapat bahwa adanya IPKB akan mendorong literasi, serta memunculkan banyak penulis yang peduli dengan isu-isu Bangga Kencana.
PENGURUS IPKB Jateng 2024-2029
Ketua : R. Widiyartono (Suarabaru.id)
Wakil Ketua : Nur Istibsaroh (LKBN Antara)
Sekretaris : M. Chamim Rifai (Panjinasional.net)
Wakil Sekretaris 1 : Wisnu Setiadji (Heloindonesia.com)
Wakil Sekretaris 2 : Rahmitasari Prastriyani (BKKBN Jateng)
Bendahara : Reni Nuraeni (BKKBN Jateng)
Wakil Bendahara : Sunarto (Jatengdaily.com)
Bidang-Bidang
1. Organisasi dan Keanggotaan : Alkomari (Pojoksemarang.com)
Suparningsih (Suarabaru.id)
2. Kerja Sama Antarlembaga : Nasri Yatiningsih (BKKBN Jateng)
Tatas Aji Dharma (BKKBN Jateng)
Bakhtiar Rivai (Radio USM Jaya)
3. Media Cetak/online : Arixc Ardana (Akuratjateng.com)
Diaz Aminatul Abidin (Suarabaru.id)
4. Media Radio/Televisi : Gautama Indra Praja (RRI)
Sulistyo (TVRI)
5. Media Sosial : RR. Ratih Dewantisari (BKKBN Jateng)
Daru Adiprana (IPeKB Jateng)
6. Penulisan Nonberita : Udin Saerodji (Awal.id)
Rahdyan Trijoko Pamungkas (Tribun)
(Aji)
