Helo Indonesia

Dua Remaja Tewas Tertabrak Mobil di Pringsewu

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Kamis, 11 Mei 2023 05:09
    Bagikan  
Kondisi mobil yang menabrak 2 remaja hingga tewas
Kondisi mobil yang menabrak 2 remaja hingga tewas

Kondisi mobil yang menabrak 2 remaja hingga tewas - (Foto Rama/Helo Indonesia Lampung)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Dua pelajar SMP asal Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, Lampung tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera KM 44-45 Pekon Fajar Agung kabupaten setempat.

Keduanya adalah Gerin (17) dan Tegar (17) warga Dusun Wonokarto Pekon Wonodadi Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu.

Keduanya tewas setelah sepeda motor Honda Supra X tanpa nomor polisi yang dikendarainya bertabrakan dengan kendaraan roda empat Daihatsu Grandmax bernomor Polisi BE 2928 MA yang dikemudikan oleh Ambri (46) warga Rajabasa Kota Bandarlampung.

Kasat Lantas Polres Pringsew, AKP Khoirul Bahri menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dinihari (10/5/2023) sekitar pukul 02.15 Wib di Jalinbar Sumatera KM 44-45 Fajar Agung kabupaten setempat.

Menurutnya, sebelum kecelakaan itu, sepeda motor Honda Supra X melaju dari arah Pringsewu menuju Pagelaran sementara itu kendaraan, Daihatsu Grandmax melaju dari arah sebaliknya, dari arah Pagelaran menuju Pringsewu.

Ia menyebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti peristiwa kecelakaan tersebut.

"Ya benar dinihari tadi telah terjadi peristiwa kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan dua korban jiwa, kasus tersebut sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pringsewu, namun untuk penyebabnya masih dalam proses penyelidikan," ujar Khoirul, Rabu (10/5/2023).

Dikatakan, akibat kecelakaan Gerin dan Tegar mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa di RSUD Pringsewu.

"Sementara itu pengemudi dan penumpang kendaraan Daihatsu Grandmax dalam kondisi sehat dan tidak ada yang mengalami luka fisik," ujarnya.

Mantan Kasat Lantas Polres Mesuji ini juga menyampaikan, jika kedua kendaraan yang terlibat kendaraan sudah diamankan di kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Pringsewu.

"Pengemudi dan beberapa saksi lain juga masih dimintai keterangan oleh penyidik," timpalnya.

Agar peristiwa serupa tidak lagi terjadi, Khoirul mengimbau kepada para pengendara untuk lebih berhati-hati saat berkendara. Dan Ia juga meminta para pengguna jalan untuk tertib berlalulintas, salah satunya dengan memasang kelengkapan kendaraan dan juga membawa STNK, SIM dan KTP serta memakai helm.

Selain itu, ia menghimbau kepada para orang tua untuk lebih peduli terhadap anak-anaknya. Salah satunya dengan tidak memberikan fasilitas kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

"Karena memberikan 1 fasilitas kendaraan kepada anak yang masih labil secara emosional berarti sama saja kita tidak peduli dengan keselamatannya," pungkasnya. (Rama)