Helo Indonesia

Peningkatan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Perbankan

Anang Fadhilah - Nasional -> Peristiwa
Minggu, 9 Juni 2024 18:10
    Bagikan  
Sinergi Bank Daerah
Seminar Perbakan

Sinergi Bank Daerah - Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur membuka acara Seminar Nasional dan Rapat Kerja Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia Wilayah Tengah Tahun 2024 di Neptunus Ballroom, Galaxy Hotel Banjarmasin pada

BANJARMASIN, HELOINDONESIA.COM - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, meresmikan Seminar Nasional dan Rapat Kerja Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia Wilayah Tengah Tahun 2024 di Banjarmasin Sabtu (8/6/2024).

Lima penari yang dibina oleh Bank Kalsel menampilkan tarian pembukaan untuk acara FKDK BPDSI Wilayah Tengah. Mereka memukau penonton dengan sayap berwarna-warni, menggabungkan musik khas Banjar dan etnik Dayak Meratus.

Acara ini dihadiri oleh pimpinan atau komisaris bank daerah dari wilayah tengah Indonesia, termasuk Bank Kalteng, Bank Kaltimtara, Bank Kalbar, Bank Sulteng, Bank Sultra, Bank Jatim, Bank Sumut, Bank Banten, Bank Jambi, Bank Lampung, Bank Bengkulu, Bank DKI, dan Bank Papua, yang berlangsung dari 7-9 Juni di Banjarmasin.

Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, menekankan pentingnya peran bank daerah dalam pembangunan Kalimantan Selatan.

Sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, bank daerah diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga.

“Bank daerah memiliki pemahaman mendalam tentang potensi ekonomi lokal, sehingga berperan strategis dalam pengembangan sektor ekonomi unggulan di daerah,” ujar Paman Birin.

Paman Birin mengapresiasi peran penting perbankan daerah dalam pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit dan pembiayaan. Ia menyatakan bahwa hal ini membantu meningkatkan kapasitas dan daya saing sektor ekonomi daerah.

Paman Birin juga memuji perbankan daerah yang mendukung pengembangan ekonomi mikro, makro, dan kerakyatan, serta menyebut UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“Dengan akses pendampingan dan permodalan, ekonomi daerah akan semakin kuat. FKDK BPDSI Wilayah Tengah ini diharapkan dapat bersinergi dan menjalin kerjasama antar daerah,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Paman Birin berharap forum ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah bersama pemangku kebijakan. Ia melihat potensi ekonomi daerah yang cerah melalui rapat kerja ini.

“Forum ini dapat mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan solusi untuk pembangunan dan kemajuan daerah. Sehingga menghasilkan landasan yang kuat dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, menjelaskan pentingnya studi kasus dalam forum ini. Banyak isu yang perlu dibahas dan dikaji bersama selama rapat kerja dua hari tersebut.

“Seminar ini diharapkan memberikan pencerahan yang baik dalam kebijakan, sehingga kita bisa mengembangkan sektor ekonomi daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan,” harap Fachruddin.

Komisaris Utama Independen Bank Kalsel, Hatmansyah, menyambut para direksi bank daerah se-Indonesia di Kota Seribu Sungai. Ia menilai forum ini penting untuk membahas implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 tentang tata kelola bank umum.

“Kita perlu studi kasus untuk memahami POJK No. 17 Tahun 2023 ini. Hari ini kita menghadirkan narasumber ahli, Bapak Darsono, Sekretaris Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK-BPDSI) Wilayah Tengah. Seminar ini diharapkan dapat memberikan pencerahan bagi bank daerah,” ujarnya.

Fachruddin juga berharap masalah tata kelola keuangan yang dikhawatirkan segera dapat diselesaikan melalui forum ini.